Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

40143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Ferry Walintukan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Ferry Walintukan.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Penyelidikan penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, terus berlanjut. Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara menyimpulkan bahwa ledakan dipicu oleh akumulasi gas metana (CH₄) yang terperangkap di dalam bangunan dan kemudian tersulut. Temuan tersebut disampaikan aparat kepolisian beberapa hari setelah peristiwa ledakan sebagai bagian dari perkembangan proses penyelidikan.

Meski demikian, penyidik menegaskan bahwa penyebab pasti kebocoran gas masih belum dapat dipastikan. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan leak test atau uji kebocoran pada jaringan pipa guna mengidentifikasi titik sumber kebocoran yang diduga menyebabkan akumulasi gas di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan adanya kandungan gas metana di lokasi ledakan.

“Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan adanya gas metana (CH₄). Gas tersebut terakumulasi di dalam ruangan dan kemudian terjadi penyulutan yang mengakibatkan ledakan,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, hasil pemeriksaan ilmiah tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk memperdalam penyelidikan. Namun, hingga saat ini polisi belum dapat memastikan dari bagian mana gas tersebut berasal karena proses pengujian terhadap jaringan pipa masih berlangsung.

“Kami belum bisa memastikan titik kebocorannya. Tim Labfor masih melakukan leak test terhadap jaringan pipa agar diketahui secara ilmiah lokasi kebocoran yang menyebabkan akumulasi gas tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Subbidang Fisika dan Komputer (Kasubbid Fiskom) Bidang Labfor Polda Sumut AKBP Roy Tenno Siburian menjelaskan bahwa proses pencarian sumber kebocoran memerlukan pemeriksaan secara bertahap mengingat instalasi pipa berada di dalam struktur bangunan.

“Pipa instalasi berada di dalam struktur bangunan sehingga pemeriksaannya harus dilakukan secara bertahap. Setelah titik kebocoran ditemukan, baru dapat dipastikan bagaimana gas itu terakumulasi hingga memicu ledakan,” jelas Roy.

Di sisi lain, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan masih menghentikan sementara penyaluran gas kepada seluruh pelanggan di kawasan Grand Polonia sebagai langkah pengamanan selama proses investigasi berlangsung.

General Manager Regional I PGN Andi Sangga mengatakan penghentian distribusi gas dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung proses penyelidikan yang dilakukan bersama kepolisian.

“Demi alasan keselamatan, kami masih menutup aliran gas di Perumahan Grand Polonia. Kami juga melakukan simulasi pengaliran menggunakan CNG agar bersama kepolisian dapat mencari titik kebocoran secara akurat,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, PGN menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) dalam tabung sebagai media simulasi pengaliran ke jaringan pipa. Langkah tersebut bertujuan membantu penyidik mengidentifikasi titik kebocoran tanpa mengaktifkan kembali distribusi gas ke seluruh kawasan.

Meski demikian, PGN menegaskan belum dapat menyimpulkan bahwa jaringan gas perusahaan menjadi penyebab utama ledakan. Menurut Andi, kesimpulan tersebut sepenuhnya menunggu hasil investigasi resmi yang dilakukan aparat penegak hukum.

“Kami mendukung sepenuhnya proses investigasi bersama aparat kepolisian. Untuk penyebab pasti kejadian ini, kami menunggu hasil investigasi resmi,” katanya.

Polda Sumatera Utara menegaskan seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan secara objektif dan berbasis pembuktian ilmiah. Polisi menyatakan hasil akhir investigasi, termasuk lokasi sumber kebocoran, penyebab penyulutan, serta ada atau tidaknya unsur kelalaian, akan disampaikan kepada publik setelah seluruh pemeriksaan teknis selesai dilakukan. (AP/red)

Berita Terkait

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB