Fran Ansanay Terpilih Pimpin Bara JP Periode 2025-2030

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 22:10 WIB

40495 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Bara JP Frans Ansanay (Tengah-Kanan) bersama Ketua Umum  Bara JP Demisioner, Utje Gustav Patty (Tengah-Kiri) didampingi kader Bara JP. Kamis, (19/6). Foto:Ist.

Ketua Umum DPP Bara JP Frans Ansanay (Tengah-Kanan) bersama Ketua Umum Bara JP Demisioner, Utje Gustav Patty (Tengah-Kiri) didampingi kader Bara JP. Kamis, (19/6). Foto:Ist.

ATAPKOTA, JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) resmi menetapkan Fran Ansanay sebagai Ketua Umum DPP Bara JP periode 2025–2030 secara aklamasi, Kamis (19/6/2025), di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jalan Raya TMII No. 1, Jakarta Timur.

Panitia menjalankan proses pemilihan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sehingga suasana itu mencerminkan kedewasaan politik relawan. Para kandidat yang semula masuk dalam bursa calon ketua umum, yakni: Warsun, Reagen, Dr. Afandi, dan M. Adli Abdullah, memilih mengundurkan diri secara sukarela.

Dengan langkah itu, mereka mencegah potensi perpecahan dan pengkotak-kotakan sekaligus menjaga keutuhan organisasi. Maka dari itu, keputusan aklamasi menjadi bukti nyata bahwa semangat musyawarah dan mufakat masih mengakar kuat dalam gerakan Bara JP.

Pada momen penting tersebut, Ketua Umum demisioner Utje Gustaff Patty menyambut hasil KLB dengan penuh rasa syukur. Ia menyatakan bahwa Bara JP tetap menjadi rumah besar bagi relawan.

“Bara JP adalah rumah kita. Saya bersyukur KLB ini berjalan sejuk dan penuh kekeluargaan. Terima kasih kepada seluruh kader yang telah menunjukkan kedewasaan dan kesetiaan. Dan selamat kepada Fran Ansanay, semoga kepemimpinan baru membawa semangat baru,” ujar Utje.

Sementara itu, M. Adli Abdullah sebagai salah satu bakal calon yang mengundurkan diri saat KLB berlangsung, turut menyampaikan apresiasi terhadap keputusan musyawarah yang telah diambil bersama.

“Keputusan bersama ini adalah wujud kecintaan kami terhadap organisasi Bara JP. Selamat kepada Ketua Umum DPP Bara JP terpilih, Fran Ansanay. Semoga Bara JP semakin solid dan progresif dalam menyongsong Indonesia Emas,” katanya.

Dalam pidato perdananya, Fran Ansanay langsung menyampaikan tiga komitmen utama yang akan menjadi arah kepemimpinannya, yaitu:

Pertama, ia berkomitmen untuk mengokohkan persatuan relawan. Oleh karena itu, Fran memastikan Bara JP akan terus menjadi ruang aman, terbuka, dan inklusif bagi semua elemen bangsa yang ingin berkontribusi.

Kedua, ia menyatakan kesiapan untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran secara penuh. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Bara JP akan berdiri di garis depan dalam menghadapi segala bentuk upaya inkonstitusional, termasuk isu pemakzulan yang dapat mencederai demokrasi.

Ketiga, Fran menyampaikan rencana untuk memperluas gerakan sosial dan ekonomi kerakyatan. Dalam hal ini, ia akan mendorong pemberdayaan UMKM, mempercepat digitalisasi kaderisasi, serta membangun jejaring kolaboratif lintas komunitas demi kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Sihol Manullang sebagai salah satu pendiri Bara JP, turut mengingatkan kembali asal-usul organisasi ini. Ia menegaskan bahwa Bara JP lahir pada 15 Juni 2013 dengan nama Barisan Relawan Jokowi Presiden—sebuah gerakan yang berakar dari semangat kerelawanan, gotong royong, dan komitmen merawat demokrasi. Kini, organisasi tersebut telah resmi menjadi Barisan Relawan Jalan Perubahan.

“Bara JP bukan sekadar relawan kampanye. Kita adalah mitra kritis-konstruktif bagi pemerintahan Prabowo–Gibran dan jembatan aspirasi rakyat demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Sihol.

Melalui KLB tersebut, para peserta juga menyepakati pelantikan pengurus lengkap DPP Bara JP dilakukan paling lambat akhir Juli 2025. Fran Ansanay selaku Ketua Umum terpilih langsung menginstruksikan seluruh DPW dan DPC segera melakukan konsolidasi dan menyusun agenda kerja lima tahun ke depan.

“Seluruh pengurus di 38 provinsi wajib ambil bagian dalam program nasional, khususnya perbaikan gizi dan penguatan demokrasi. Mari kita jaga semangat kerelawanan,” tutup Fran. (Andrew Panjaitan)

Berita Terkait

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Gibran Tekankan Toleransi dan Persatuan Bangsa
Wapres Gibran Dorong Literasi AI bagi Generasi Muda Maluku untuk Hadapi Masa Depan
Seskab Teddy: Prabowo Luncurkan Program Hilirisasi Senilai Rp 180 Triliun di Halmahera Tengah
Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Gibran Dorong Penguatan Persatuan
MK Tolak Menerima Gugatan soal Pendidikan Gibran, Wapres Tegaskan Fokus pada Masyarakat
Tinjau INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Gibran Dukung Produk Kreatif Anak Muda
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru