Warga Keluhkan Aroma Gas dari SPPBE PT NIJ Alam Lestari, Pemerintah Diminta Turun Tangan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:07 WIB

40121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembok SPPBE yang langsung berbatasan dengan pemukiman warga.

Tembok SPPBE yang langsung berbatasan dengan pemukiman warga.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Warga yang tinggal di sekitar Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Nusa Indah Jaya Alam Lestari (NIJ Alam Lestari), Huta IV Pematang Kerasaan, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, mengeluhkan aroma yang mereka sebut menyerupai bau gas dan diduga kerap tercium hingga kawasan permukiman.

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga ketika wartawan melakukan pemantauan di sekitar lokasi SPPBE. Dalam kesempatan itu, wartawan juga mencium aroma yang disebut warga sebagai bau gas di sekitar jalan kawasan permukiman.

Namun, aroma tersebut belum dapat dipastikan secara teknis berasal dari LPG, proses operasional SPPBE, atau sumber lainnya. Kepastian mengenai sumber dan karakteristik aroma memerlukan pemeriksaan oleh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan.

Salah seorang warga, Br. Nasution, mengatakan aroma tersebut cukup sering dirasakan, terutama ketika aktivitas pengisian tabung LPG berlangsung.

“Sering kami cium bau gas di sini. Apalagi kalau mereka sedang mengisi tabung. Biasanya kalau mereka mengisi, bau itu tercium,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Br. Gultom. Ia mengatakan warga hampir setiap hari mencium aroma yang menurutnya menyerupai gas.

“Setiap hari kami cium bau gas, Bang. Terganggu juga pernapasan kami. Apalagi ada anak bayi,” katanya.

Keluhan yang disampaikan berulang oleh warga yang tinggal di sekitar fasilitas tersebut layak mendapatkan perhatian dan pemeriksaan dari instansi berwenang.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumber aroma secara objektif, termasuk apakah berkaitan dengan proses operasional normal, kegiatan pengisian atau pemindahan LPG, sistem keselamatan fasilitas, atau sumber lain di sekitar permukiman.

Posisi fasilitas yang berdekatan dengan kawasan tempat tinggal warga juga membuat aspek keselamatan dan lingkungan menjadi penting untuk diperiksa secara berkala.

Masyarakat berhak memperoleh kepastian bahwa kegiatan usaha di sekitar permukiman berjalan sesuai ketentuan keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan yang berlaku.

Saat dimintai keterangan mengenai dokumen lingkungan, Humas PT NIJ Alam Lestari, Dino Parangin-angin, menyatakan bahwa perusahaan memiliki AMDAL.

Namun, hingga konfirmasi tersebut dilakukan, dokumen yang dimaksud belum diperlihatkan kepada wartawan.

Keluhan warga tidak serta-merta menunjukkan bahwa operasional SPPBE telah menimbulkan pencemaran. Namun, keluhan tersebut juga tidak seharusnya diabaikan tanpa pemeriksaan.

Warga menginginkan kepastian mengenai sumber aroma yang mereka rasakan serta jaminan bahwa aktivitas SPPBE tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan permukiman.

“Harapan kami, bau gas ini bisa hilang sehingga udara di lingkungan kami tidak terganggu,” ujar seorang warga.

Persoalan tersebut kini membutuhkan penjelasan dari pihak perusahaan dan pemeriksaan dari instansi yang memiliki kewenangan.

Pertanyaan utamanya bukan sekadar apakah aroma tersebut tercium, melainkan dari mana sumbernya dan apakah keberadaannya masih berada dalam kondisi yang diperbolehkan berdasarkan standar keselamatan dan lingkungan yang berlaku.

Jawaban atas pertanyaan tersebut membutuhkan pemeriksaan lapangan, pengukuran teknis, serta keterbukaan dokumen yang relevan.

ATAPKOTA.COM akan memberikan ruang kepada PT NIJ Alam Lestari dan instansi terkait untuk menyampaikan klarifikasi mengenai keluhan warga, dokumen lingkungan, hasil pemantauan kualitas lingkungan, serta standar keselamatan yang diterapkan.

Berita ini terbuka untuk hak jawab dan klarifikasi dari PT NIJ Alam Lestari maupun pihak berwenang.

 

Penulis : Andrew T Panjaitan,ST.

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Kasus Curat, D.I.H. Diamankan di Medan Deli
DPC PWKI Asahan Resmi Dilantik, Bupati Taufik Dorong Kontribusi bagi Masyarakat
Wisuda 393 Lulusan, Wabup Asahan Tekankan Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat
Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Disabilitas di Bengkulu, Keluarga Minta Perlindungan Hukum
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Pemko Medan Kebutan Proyek PSEL, Kesiapan Lahan Dikebut Jelang Groundbreaking
Aduan Knalpot Brong Masuk, Polsek Bandar Huluan dan Satlantas Simalungun Turun ke Lapangan
Disdik Pematangsiantar Tindak Lanjuti Video Viral Bullying Siswi SMP, Tegaskan Tak Ada Pengeroyokan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:32 WIB

Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Disabilitas di Bengkulu, Keluarga Minta Perlindungan Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 11:08 WIB

Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran

Senin, 21 September 2026 - 22:02 WIB

Aktivitas Gelper Diduga Marak di Kandis, Warga Minta Polisi Lakukan Penindakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

3 Sampel MBG di SDN 59 Bengkulu Tak Memenuhi Syarat, SPPG Disetop 10 Hari

Senin, 21 September 2026 - 21:44 WIB

3 Internal Bank Bengkulu Berebut Kursi Direktur Bisnis, Seleksi Masuk Tahap Pemeriksaan Berkas

Senin, 21 September 2026 - 21:39 WIB

Praperadilan Apriansyah Kandas karena Status DPO, Kuasa Hukum Pertimbangkan Uji SEMA

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Selasa, 15 September 2026 - 12:50 WIB

Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah Diuji di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Prosedur

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menghadiri dan memberi sambutan pada Pelantikan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumut dan Seminar Adat Budaya Minangkabau di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Sabtu (26/9/2026).

EKONOMI & BISNIS

Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:30 WIB