Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Medan Berani Bertumbuh

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

4089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8/2026).

Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Medan memanfaatkan berbagai peluang pembiayaan, pendampingan, serta pengembangan usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnis.

Dorongan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Berani Mulai, Bertumbuh, Siap Berdampak” dan mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah, akademisi, lembaga pembiayaan, serta mitra pengembangan usaha.

Rico menilai Kota Medan memiliki potensi UMKM yang besar sehingga perlu mendapat stimulus secara berkelanjutan. Menurutnya, dukungan tersebut dapat diberikan melalui akses pembiayaan maupun penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Potensi UMKM kita sangat besar di Kota Medan. Bagaimana diberikan stimulus, baik dalam bentuk pinjaman maupun penguatan terhadap para pengusahanya, tentunya sangat baik. Apalagi pemerintah semakin terbuka dalam pembangunan usaha-usaha ini,” ujar Rico.

Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan kewirausahaan yang dilaksanakan di tujuh provinsi di Indonesia. Sumatera Utara menjadi provinsi ketiga yang menjadi lokasi kegiatan setelah Bali dan Jakarta.

Kegiatan di USU tersebut diikuti sekitar 1.000 pelaku UMKM dan calon wirausaha muda. Dari jumlah itu, sekitar 500 peserta mengikuti program inkubasi pembiayaan yang melibatkan sejumlah lembaga keuangan dan mitra usaha.

Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan usaha.

Selain pembiayaan, sekitar 500 peserta lainnya mengikuti inkubasi berbasis teknologi dan peningkatan kompetensi melalui 11 lembaga inkubator di Sumatera Utara, termasuk USU.

Program inkubasi tersebut mencakup penguatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi, pemasaran, serta peningkatan produktivitas usaha.

Penyelenggara juga menghadirkan business matching, expo, dan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelaku usaha terhadap pembiayaan dan jejaring bisnis.

Sebanyak delapan pelaku UMKM terpilih mengikuti business matching untuk membuka peluang kerja sama usaha dengan mitra strategis.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Expo Island yang menampilkan produk para wirausaha serta sesi Inspirational Talk & Sharing Session bersama sejumlah pakar dan praktisi.

Para peserta memperoleh kesempatan mengakses berbagai layanan pendukung usaha, mulai dari jejaring bisnis, pembiayaan, legalitas dan perizinan, sertifikasi, pendampingan, hingga peluang mengikuti business pitching.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman turut memberikan arahan mengenai penguatan ekosistem UMKM dan kewirausahaan nasional. Pelaku usaha didorong tidak hanya memiliki keberanian untuk memulai bisnis, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi.

Bagi Pemerintah Kota Medan, penguatan ekosistem kewirausahaan menjadi salah satu aspek penting untuk mendorong pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan daya saing.

Melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pembiayaan, pelaku usaha, dan berbagai mitra strategis, kegiatan tersebut diharapkan membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk memulai, mengembangkan, dan memperluas usaha.(MB/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru