Bupati Samosir Pastikan Biaya Perawatan Korban Bus Wisata Ditanggung Pemkab

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 11:50 WIB

406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk mengunjungi para korban pada Sabtu, 19 September 2026,

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk mengunjungi para korban pada Sabtu, 19 September 2026,

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan korban kecelakaan bus wisatawan yang menjalani perawatan di RSUD dr. Hadrianus Sinaga mendapat dukungan pelayanan kesehatan. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk mengunjungi para korban pada Sabtu, 19 September 2026, setelah bus rombongan wisatawan mengalami kecelakaan di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-Mula.

Dalam kunjungan tersebut, Vandiko mengatakan Pemkab Samosir akan menanggung biaya perawatan korban selama mendapatkan pelayanan medis di RSUD dr. Hadrianus Sinaga.

Menurut Vandiko, kebijakan tersebut diberikan meskipun para korban bukan warga Kabupaten Samosir. Ia menyebut langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan pemerintah daerah terhadap wisatawan yang mengalami musibah saat berada di wilayah Samosir.

“Pemkab Samosir akan menanggung biaya pengobatan korban selama menjalani perawatan di RSUD dr. Hadrianus Sinaga,” kata Vandiko.

Vandiko juga meminta korban yang membutuhkan perawatan lanjutan untuk mengikuti rekomendasi dokter. Pemerintah daerah, kata dia, akan membantu proses kepulangan apabila kondisi medis korban telah memungkinkan.

Pemkab Samosir juga menyatakan kesiapan menyediakan ambulans bagi korban yang membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan lain sesuai kebutuhan medis.

“Kami akan membantu menyiapkan ambulans apabila ada korban yang perlu dirujuk. Rujukan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan rekomendasi medis,” ujarnya.

Terkait pembiayaan melalui Jasa Raharja, Vandiko mengatakan pemerintah daerah akan membantu melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Namun, proses penjaminan tetap harus mengikuti ketentuan dan kewenangan lembaga yang bersangkutan.

“Kami akan membantu mengomunikasikan hal tersebut dengan Jasa Raharja agar penanganan pembiayaan dapat dikoordinasikan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kecelakaan bus wisatawan terjadi di wilayah Desa Boho pada Sabtu, 19 September 2026. Bus dengan nomor polisi Z 7763 NE membawa rombongan wisatawan dari Kisaran yang sebelumnya melakukan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata di Samosir.

Data mengenai jumlah penumpang dan korban dalam sejumlah laporan awal berbeda. Tribratanews Polda Sumut melaporkan bus membawa 29 penumpang dan 26 orang mengalami luka-luka, sedangkan sejumlah laporan media menyebut jumlah penumpang berbeda. Karena itu, data korban perlu mengacu pada pendataan resmi terakhir dari kepolisian atau rumah sakit.

Kepolisian menyebut tidak terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sebanyak 26 penumpang dilaporkan mengalami luka dan mendapat penanganan medis di RSUD dr. Hadrianus Sinaga. Tiga korban dilaporkan mengalami patah tulang, sementara korban lainnya mengalami luka dengan tingkat berbeda.

Mengenai penyebab kecelakaan, keterangan awal menyebut adanya gangguan pada salah satu komponen sistem pengendali kemudi. Namun, penyebab pasti kecelakaan tetap menjadi kewenangan aparat untuk memastikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan.

Sebelumnya, salah seorang anggota rombongan menyampaikan bahwa bus tidak melaju dengan kecepatan tinggi dan menduga gangguan terjadi pada bagian kemudi. Keterangan tersebut merupakan kesaksian dari pihak rombongan dan belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan. Keterangan kepolisian juga menyebut kerusakan pada komponen pengendali kemudi sebagai informasi awal.

Ketua STM Satahi Kisaran, Renhard Manalu, mengatakan perjalanan rombongan ke Samosir telah direncanakan sebelumnya. Sebelum kecelakaan, rombongan disebut telah mengunjungi sejumlah lokasi wisata, di antaranya Tano Ponggol, Menara Pandang, Air Terjun Efrata, dan Sibea-bea.

Menurut Renhard, kecelakaan terjadi ketika rombongan dalam perjalanan kembali menuju tempat penginapan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Boho yang ikut membantu setelah kecelakaan serta kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas perhatian terhadap para korban.

Kecelakaan tersebut turut menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan transportasi wisata di Samosir. Vandiko mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi sebelum perjalanan dilakukan.

“Kelayakan kendaraan dan kondisi pengemudi perlu menjadi perhatian sebelum perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas agar wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan aman,” ujarnya.

Sementara itu, kepolisian masih melakukan penanganan terkait kecelakaan tersebut. Informasi awal mengenai kerusakan komponen kemudi belum dapat dijadikan kesimpulan final mengenai penyebab kecelakaan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Samosir, penanganan korban menjadi prioritas setelah kecelakaan terjadi. Namun, di sisi lain, insiden tersebut juga menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi wisata tidak hanya bergantung pada respons setelah kecelakaan, tetapi juga pada pemeriksaan kondisi kendaraan dan kesiapan perjalanan sebelum wisatawan berangkat.(AP/red)

Berita Terkait

Rakerwil Abpednas Sumut Dijadwalkan November, Bobby Dorong Program Nyata untuk Masyarakat Desa
Wabup Asahan Buka Silaturahmi Baznas se-Sumut, Pengelolaan Zakat dan Dampaknya Dibahas
Bupati Samosir dan Uskup Agung Medan Resmikan Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta
Mobil Warga Mogok Malam Hari, Polsek Pematang Silimakuta Bergerak Setelah Terima Laporan 110
PSMS Medan Menang 6-0 atas Persiku Kudus, Eko Purdjianto Minta Pemain Tak Terlena
Hotel Khas Parapat Didemo AMPDT, Tuntutan IPAL, CSR dan Upah Lembur
Wali Kota Wesly Hadiri Baksos Kesehatan Gratis Kodim 0207/Simalungun di Lapangan Adam Malik
Kayu Gelondongan Menumpuk di Siantar Marimbun, Warga Desak Pemeriksaan Legalitas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:09 WIB

Rakerwil Abpednas Sumut Dijadwalkan November, Bobby Dorong Program Nyata untuk Masyarakat Desa

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Wabup Asahan Buka Silaturahmi Baznas se-Sumut, Pengelolaan Zakat dan Dampaknya Dibahas

Senin, 21 September 2026 - 11:44 WIB

Bupati Samosir dan Uskup Agung Medan Resmikan Gereja Katolik Santo Paulus Saitnihuta

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WIB

Mobil Warga Mogok Malam Hari, Polsek Pematang Silimakuta Bergerak Setelah Terima Laporan 110

Senin, 21 September 2026 - 10:02 WIB

Kontingen Moccak Pakpak Aceh Singkil Dilepas ke Kejuaraan Internasional di Malaysia

Minggu, 20 September 2026 - 21:10 WIB

Hotel Khas Parapat Didemo AMPDT, Tuntutan IPAL, CSR dan Upah Lembur

Minggu, 20 September 2026 - 20:30 WIB

Wali Kota Wesly Hadiri Baksos Kesehatan Gratis Kodim 0207/Simalungun di Lapangan Adam Malik

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

Kayu Gelondongan Menumpuk di Siantar Marimbun, Warga Desak Pemeriksaan Legalitas

Berita Terbaru