ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kepedulian terhadap penyandang disabilitas diwujudkan Reinhard Raji Manurung melalui penyaluran bantuan beras kepada lima penyandang disabilitas di Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (19/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Ahmad Bustomi Manurung dari Huta I Tangga Batu, Anugrah Simbolon dan Risdo Abdi Pratama Sihombing dari Huta V Kampung Jawa, serta Rava Hamdani dan Rifki Rahmazulfitra dari Huta II Bangun Pardamean.
Reinhard merupakan pemuda kelahiran 6 Mei 2003 dan lulusan Sarjana Hukum Universitas Simalungun. Ia disebut telah aktif dalam kegiatan sosial yang berkaitan dengan penyandang disabilitas sejak 2022.
Sebagai penyandang disabilitas, Reinhard mengatakan pengalaman tersebut membuatnya memiliki perhatian terhadap kondisi sesama penyandang disabilitas. Namun, menurutnya, kepedulian terhadap kelompok disabilitas tidak semestinya hanya dibebankan kepada pemerintah.
“Kita tidak boleh hanya menuntut pemerintah. Dibutuhkan juga peran dari masyarakat. Mari membantu sesama kita dengan cara kita sendiri,” kata Reinhard.
Ia juga merujuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Menurut Reinhard, pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan di tingkat pemerintah.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, Reinhard juga membuat konten digital melalui akun TikTok SI OPPUNG_MANS.
Ia mengatakan sebagian penghasilan dari aktivitas live streaming disisihkan untuk kegiatan sosial. Pada awalnya, kegiatan tersebut dibiayai menggunakan penghasilan pribadi.
Dukungan kemudian datang dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, S.E., yang disebut memberikan dukungan setelah melihat konsistensi kegiatan sosial yang dilakukan Reinhard.
“Setiap kegiatan baik harus didukung dengan baik. Ini semua terinspirasi dari apa yang Reinhard lakukan selama ini,” ujar Agustinus.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan kegiatan sosial yang dilakukan Reinhard bersama pihak-pihak yang bersedia terlibat.
Reinhard berharap kegiatan serupa dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui tenaga, pemikiran maupun bantuan materi.
Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap penyandang disabilitas tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan besar. Menurutnya, dukungan yang dilakukan secara konsisten juga dapat memberikan manfaat bagi penerima.
Kegiatan penyaluran beras di Hatonduhan tersebut menjadi salah satu bentuk aksi sosial Reinhard kepada sesama penyandang disabilitas.(Ril/red)
































