UMKM Medan Dibidik Tembus Pasar Lebih Luas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026 - 20:35 WIB

4028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Learning Event Program Financial Inclusion for Women Entrepreneur di Grand Ballroom Universitas Prima Indonesia, Minggu (27/9/2026).

Learning Event Program Financial Inclusion for Women Entrepreneur di Grand Ballroom Universitas Prima Indonesia, Minggu (27/9/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Medan tidak sekadar bertahan menghadapi persaingan, tetapi berani meningkatkan kapasitas usaha agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Learning Event Program Financial Inclusion for Women Entrepreneur di Grand Ballroom Universitas Prima Indonesia, Minggu (27/9/2026).

Di hadapan ratusan pelaku usaha perempuan, Rico menekankan sejumlah aspek yang perlu diperkuat UMKM, mulai dari kualitas produk, tampilan kemasan, konsistensi produksi, permodalan, legalitas usaha hingga pemasaran digital.

Menurutnya, produk UMKM dari 21 kecamatan di Kota Medan memiliki potensi untuk bersaing karena kualitas rasa yang dinilai sudah baik. Namun, kualitas produk saja belum cukup apabila tidak didukung tampilan visual yang menarik.

“Orang jualan itu kadang-kadang kelihatan visualnya dulu. Orang tertarik dan berkeinginan membeli diawali dari visualnya,” ujar Rico.

Ia mencontohkan produk sumpia UMKM yang menurutnya kini memiliki tampilan lebih menarik setelah dipasarkan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Selain kualitas dan kemasan, Rico meminta pelaku UMKM memastikan produksi berjalan konsisten sebelum membidik pasar nasional maupun internasional. Menurutnya, kemampuan memenuhi permintaan pasar harus dibangun dari kestabilan produksi di tingkat lokal.

“Pemahaman permodalan, penetapan target pasar, dan karakter produk yang kreatif menjadi kunci utama agar UMKM memiliki niche market sendiri,” katanya.

Rico juga mendorong pelaku UMKM lebih aktif mengurus legalitas usaha dan sertifikasi produk. Ia meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan mendata pelaku usaha yang belum memiliki sejumlah dokumen dan sertifikasi, seperti PIRT, BPOM, Nomor Induk Berusaha (NIB), maupun Sertifikasi Halal.

“Pendampingan harus dilakukan secara personal karena tiap UMKM memiliki dinamika masalah yang berbeda,” tegasnya.

Selain itu, pelaku UMKM perempuan diminta memanfaatkan telepon pintar dan media sosial sebagai sarana pemasaran. WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus mendukung peningkatan penjualan.

Menutup arahannya, Rico memberikan apresiasi kepada para perempuan pelaku UMKM yang turut menopang perekonomian keluarga.

“Saya berharap melalui pelatihan ini menjadi pijakan nyata agar produk-produk UMKM Kota Medan semakin diminati, laris manis, dan mampu bersaing di papan atas,” harapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan DBS Foundation bersama Mercy Corps Indonesia tersebut menargetkan pelatihan bagi 6.000 pelaku UMKM di Kota Medan. Sebanyak 800 peserta di antaranya hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.(MB/red)

Berita Terkait

Curi Motor dan Uang Rp 10 Juta, Pria 33 Tahun Diamankan Polisi
Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Kasus Curat, D.I.H. Diamankan di Medan Deli
DPC PWKI Asahan Resmi Dilantik, Bupati Taufik Dorong Kontribusi bagi Masyarakat
Wisuda 393 Lulusan, Wabup Asahan Tekankan Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat
Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Disabilitas di Bengkulu, Keluarga Minta Perlindungan Hukum
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Pemko Medan Kebutan Proyek PSEL, Kesiapan Lahan Dikebut Jelang Groundbreaking
Aduan Knalpot Brong Masuk, Polsek Bandar Huluan dan Satlantas Simalungun Turun ke Lapangan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:35 WIB

UMKM Medan Dibidik Tembus Pasar Lebih Luas

Minggu, 27 September 2026 - 20:25 WIB

Curi Motor dan Uang Rp 10 Juta, Pria 33 Tahun Diamankan Polisi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:34 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Kasus Curat, D.I.H. Diamankan di Medan Deli

Sabtu, 26 September 2026 - 21:34 WIB

DPC PWKI Asahan Resmi Dilantik, Bupati Taufik Dorong Kontribusi bagi Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 21:25 WIB

Wisuda 393 Lulusan, Wabup Asahan Tekankan Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 20:30 WIB

Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal

Sabtu, 26 September 2026 - 20:19 WIB

Polemik SDN 62 Bergulir, Kuasa Hukum Pemkot Bengkulu Jelaskan Putusan, Aset dan APBD

Sabtu, 26 September 2026 - 20:05 WIB

Pemko Medan Kebutan Proyek PSEL, Kesiapan Lahan Dikebut Jelang Groundbreaking

Berita Terbaru

Learning Event Program Financial Inclusion for Women Entrepreneur di Grand Ballroom Universitas Prima Indonesia, Minggu (27/9/2026).

MEDAN

UMKM Medan Dibidik Tembus Pasar Lebih Luas

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:35 WIB

Seorang pria berinisial M alias T (33) diamankan polisi pada Sabtu (26/9/2026).

HUKUM & KRIMINAL

Curi Motor dan Uang Rp 10 Juta, Pria 33 Tahun Diamankan Polisi

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:25 WIB