Pj Sekdaprov Sumut Dorong Pemda Perkuat Belanja Produk Lokal dan UMK-K

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIB

4028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monitoring Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Optimalisasi Penggunaan PDN dan UMK-K melalui Konsolidasi Pengadaan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (30/09/2026).

Monitoring Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Optimalisasi Penggunaan PDN dan UMK-K melalui Konsolidasi Pengadaan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (30/09/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong pemerintah daerah meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta memperluas keterlibatan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK-K) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor mengatakan, optimalisasi belanja pemerintah untuk produk lokal dapat memberikan dampak terhadap perekonomian daerah sekaligus memperluas peluang pelaku usaha.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Monitoring Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Optimalisasi Penggunaan PDN dan UMK-K melalui Konsolidasi Pengadaan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (30/09/2026).

“Kita ingin agar semakin banyak belanja pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha di daerah, membuka kesempatan ekonomi, dan memperkuat produk-produk yang dihasilkan masyarakat Sumut,” ujar Timur.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Timur meminta konsolidasi pengadaan diperkuat sejak tahap perencanaan. Ia juga mendorong pengembangan forum clearing house sebagai salah satu instrumen untuk memitigasi risiko dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Berdasarkan data monitoring Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), capaian Pemprov Sumut dalam penggunaan PDN pada 2025 mencapai 95,62 persen. Sementara partisipasi UMK-K berada di angka 36,41 persen dan penggunaan e-purchasing mencapai 55,39 persen.

Timur menilai capaian penggunaan PDN dan e-purchasing tersebut menunjukkan perkembangan positif. Namun, partisipasi UMK-K masih perlu ditingkatkan karena target yang ditetapkan berada pada angka 40 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu strategi dalam mendorong tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih baik dilakukan melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP).

Strategi tersebut antara lain mendorong pemerintah daerah melakukan konsolidasi pengadaan barang dan jasa melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) maupun katalog elektronik.

“Saya berharap ke depan seluruh kabupaten/kota dapat memperkuat mekanisme ini, dengan melibatkan UKPBJ, APIP, dan perangkat daerah terkait,” katanya.

Sementara itu, Plt Direktur Advokasi Pemerintah Daerah LKPP Firmansyah menjelaskan bahwa konsolidasi pengadaan bertujuan menciptakan proses pengadaan yang lebih efisien sekaligus meningkatkan manfaat belanja pemerintah.

Menurut Firmansyah, dari 33 pemerintah kabupaten/kota ditambah Pemerintah Provinsi Sumut, terdapat 18 instansi yang penggunaan PDN-nya telah mencapai target 95 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi UMK-K di seluruh daerah di Sumut telah mencapai target 40 persen. Sementara pemerintah daerah yang telah memenuhi target e-purchasing sebesar 30 persen berjumlah 23 daerah.

Namun, penerapan clearing house masih terbatas.

“Untuk clearing house, hanya tiga pemerintah daerah saja yang sudah memiliki clearing house, yakni Pemerintah Provinsi Sumut, Kabupaten Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Selatan,” ujar Firmansyah.

Ia menjelaskan, clearing house merupakan forum diskusi yang bersifat ad hoc untuk membantu menyelesaikan persoalan dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Forum tersebut juga dapat memberikan saran dan rekomendasi kepada Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah agar tujuan pengadaan barang dan jasa dapat tercapai sesuai ketentuan.

Penguatan konsolidasi pengadaan dan optimalisasi clearing house diharapkan dapat meningkatkan efektivitas belanja pemerintah sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal dan UMK-K untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.(MB/red)

Berita Terkait

Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon Dibahas Lintas Instansi, Aktivitas Pembukaan Lahan Dibatasi
Pemko Pematangsiantar Perkuat Literasi Informasi, 150 Pustakawan dan Pegiat Literasi Ikuti Bimtek
DPRD Simalungun Setujui Ranperda P-APBD 2026, Bupati Tekankan Belanja Harus Tepat Sasaran
Konferensi Pers Polres Dairi: 33 Kasus Narkotika Diungkap, Ganja Capai 70 Kg
Motor Hilang di Parkiran Rumah Sakit, Dua Pria Diamankan Polres Pelabuhan Belawan
Warga Sakit Tinggal Sendiri di Serbelawan, Tim Kesehatan Simalungun Datang dan Beri Pertolongan
Wesly Silalahi Buka Edukasi Pasar Modal bagi PNS Muda, UMKM, PKK dan Bhayangkari
Nikah Massal di Medan, Zakiyuddin Harahap Serahkan Buku Nikah dan Uang Saku untuk 23 Pasangan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 22:29 WIB

Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon Dibahas Lintas Instansi, Aktivitas Pembukaan Lahan Dibatasi

Rabu, 30 September 2026 - 21:23 WIB

Pemko Pematangsiantar Perkuat Literasi Informasi, 150 Pustakawan dan Pegiat Literasi Ikuti Bimtek

Rabu, 30 September 2026 - 21:09 WIB

DPRD Simalungun Setujui Ranperda P-APBD 2026, Bupati Tekankan Belanja Harus Tepat Sasaran

Rabu, 30 September 2026 - 21:04 WIB

Konferensi Pers Polres Dairi: 33 Kasus Narkotika Diungkap, Ganja Capai 70 Kg

Rabu, 30 September 2026 - 20:59 WIB

Motor Hilang di Parkiran Rumah Sakit, Dua Pria Diamankan Polres Pelabuhan Belawan

Rabu, 30 September 2026 - 18:18 WIB

Wesly Silalahi Buka Edukasi Pasar Modal bagi PNS Muda, UMKM, PKK dan Bhayangkari

Rabu, 30 September 2026 - 17:54 WIB

Nikah Massal di Medan, Zakiyuddin Harahap Serahkan Buku Nikah dan Uang Saku untuk 23 Pasangan

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Dua Pria Diamankan, Polisi Sita 100 Butir Ekstasi di Pematangsiantar dan Simalungun

Berita Terbaru