Data Bansos Sumut Mulai Didigitalisasi, Kadinsos: Pastikan Data Terverifikasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:51 WIB

406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temu Pers bersama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (2/10/2026).

Temu Pers bersama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (2/10/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kepala Dinas Sosial Sumatera Utara (Sumut) Ady Putra Parlaungan mendorong percepatan digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dikelola Kementerian Sosial. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pendataan dan penyaluran bansos agar lebih transparan serta tepat sasaran.

Ady menyampaikan hal itu dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobi Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (2/10/2026).

Menurut Ady, sebanyak 4.864.605 kepala keluarga (KK) di 33 kabupaten/kota se-Sumut telah tercatat dalam sistem Perlinsos. Namun, baru 466.102 KK atau sekitar 9,58 persen yang telah melakukan pendaftaran.

Karena itu, Ady mengimbau masyarakat segera mendaftarkan data Kartu Keluarga (KK) melalui sistem transformasi digital Perlinsos yang dikelola Kementerian Sosial. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui agen secara daring melalui portal resmi Kementerian Sosial.

Kota Medan dan Kabupaten Tapanuli Utara menjadi wilayah percontohan atau pilot project pelaksanaan program digitalisasi tersebut di Sumatera Utara. Program tersebut nantinya akan diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Program bantuan ditujukan bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4. Sementara itu, masyarakat yang berada pada desil 5 hingga 10 dapat berperan sebagai agen untuk membantu mendaftarkan keluarga maupun masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4.

“Kepada masyarakat yang berada di desil 5-10 bisa menjadi agen, bisa mendaftarkan saudara-saudaranya yang berada di desil 1-4. Namun, penentu keputusan siapa yang akan menerima bantuan tersebut tetap dari Kementerian Sosial,” ujar Ady.

Ady menjelaskan, penerapan Perlinsos Digital sangat bergantung pada Identitas Kependudukan Digital (IKD). Karena itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota berperan dalam memastikan proses pencocokan data biometrik berjalan dengan baik.

Salah satu tahapan verifikasi tersebut dilakukan melalui pencocokan wajah ketika masyarakat melakukan registrasi. Pemprov Sumut melalui Dinas Sosial juga turut memantau proses verifikasi dan penapisan (screening) data.

“Instansi sosial di tingkat daerah ikut berperan memastikan validitas data riil di lapangan agar bansos seperti PKH dan BPNT tepat sasaran,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Sumut, masyarakat yang masuk dalam desil 1 tercatat sebanyak 437.761 KK atau 1.697.184 individu. Kelompok ini disebut berada pada kategori sangat miskin dengan penghasilan kurang dari Rp800.000 per bulan.

Selanjutnya, desil 2 mencapai 476.977 KK atau 1.804.871 individu. Kelompok tersebut dikategorikan miskin dengan penghasilan sekitar Rp800.000 hingga Rp1,2 juta per bulan.

Untuk desil 3, jumlahnya mencapai 499.243 KK atau 1.765.523 individu. Kelompok ini dikategorikan rentan miskin dengan penghasilan sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta per bulan.

Sementara itu, desil 4 tercatat sebanyak 478.197 KK atau 1.585.297 individu. Kelompok tersebut masuk kategori menengah ke bawah dengan penghasilan sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2,5 juta per bulan.

Ady menambahkan, masyarakat Sumatera Utara yang masuk dalam desil 1 hingga 4 banyak berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk sejumlah wilayah di Kepulauan Nias.

Digitalisasi data Perlinsos diharapkan dapat memperkuat akurasi data penerima manfaat sekaligus meminimalkan kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan data yang lebih terintegrasi, pemerintah diharapkan dapat memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.(AP/red)

Berita Terkait

Respons Call Center 110, Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama
Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle
Patroli Dini Hari, Tim Macan Belawan Amankan Sajam dari Warga di Jalan Yos Sudarso
Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026
Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat
Bupati Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu, Varietas Unik Hasil Seleksi PT Hijau Surya
Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp 6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan
Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Respons Call Center 110, Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Patroli Dini Hari, Tim Macan Belawan Amankan Sajam dari Warga di Jalan Yos Sudarso

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp 6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pompa Air Tenaga Surya di Samosir Mulai Beroperasi, Produksi Padi Diproyeksi Naik 3 Kali Lipat

Berita Terbaru

Anton saat menutup Karya Hita Festival 2026 sekaligus meluncurkan Sinergi Program Tahun 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/10/2026).

NEWS

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 10:24 WIB