Pompa Air Tenaga Surya di Samosir Mulai Beroperasi, Produksi Padi Diproyeksi Naik 3 Kali Lipat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:21 WIB

404 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, resmi beroperasi setelah diresmikan Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Sabtu (3/10/2026).

Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, resmi beroperasi setelah diresmikan Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Sabtu (3/10/2026).

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung ketahanan pangan mulai diwujudkan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, resmi beroperasi setelah diresmikan Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Sabtu (3/10/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Deputy Development Director UKFCDO di Jakarta Freddie Brunt, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi, Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian PPN/Bappenas Mohamad Rahmat Mulianda, Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas Jarot Indarto, Kepala Bapperida Sumatera Utara Dikky Anugerah yang mewakili Gubernur Sumut, Team Leader LCDI-OPML Arnold Sitompul, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Forkopimda Samosir, pemerintah desa, serta masyarakat.

PATS tersebut menjadi bagian dari penerapan teknologi rendah karbon untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Fasilitas ini memanfaatkan energi matahari untuk menggerakkan pompa yang mengambil air dari Danau Toba dan mengalirkannya melalui jaringan distribusi menuju lahan persawahan masyarakat.

Dengan kapasitas 69,3 kilowatt, PATS mampu memasok sekitar 1.700 hingga 1.900 meter kubik air per hari ketika kondisi penyinaran matahari optimal. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mengairi sekitar 82 hektare sawah tadah hujan dan memberikan manfaat kepada 749 petani.

Sebelum PATS dibangun, sebagian besar petani di wilayah tersebut hanya dapat menanam satu kali dalam setahun karena bergantung pada musim hujan. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, frekuensi tanam diharapkan meningkat. Produksi padi diproyeksikan naik dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun.

Selain mendukung produktivitas pertanian, penggunaan energi surya juga diproyeksikan mengurangi emisi karbon sekitar 10,18 ton per tahun. Pengurangan tersebut berasal dari berkurangnya penggunaan bahan bakar fosil untuk operasional pompa sekaligus menekan biaya yang harus ditanggung petani.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo mengatakan, peresmian PATS menjadi momentum untuk melihat penerapan perencanaan pembangunan nasional dalam bentuk aksi nyata di daerah.

“Energi matahari dialirkan menjadi energi penggerak pompa air menuju sawah dan ladang masyarakat. Ketersediaan air yang pasti dan terencana membuka peluang bagi masyarakat untuk mengelola lahan dengan ketepatan waktu, mengurangi pengeluaran operasional dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian,” ujar Teguh.

Menurutnya, pembangunan PATS di Samosir merupakan bagian dari kemitraan strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Inggris dalam mendorong pembangunan rendah karbon.

Teguh mengapresiasi dukungan Pemerintah Inggris serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Samosir, pemerintah desa, pengurus P3A-PATS Mual Hangoluan, dan para petani yang terlibat dalam menjaga keberlanjutan fasilitas tersebut.

Ia menilai pemanfaatan energi terbarukan untuk pertanian menunjukkan keterkaitan antara ketahanan pangan, ketahanan energi, dan kelestarian lingkungan.

Teguh juga menyoroti sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Samosir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah berada di kisaran 5 persen, angka kemiskinan turun menjadi 11,63 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka mencapai 0,89 persen.

Menurut Teguh, keberhasilan PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus akan menjadi pembelajaran untuk pengembangan fasilitas serupa di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu.

PATS di Desa Pakpahan dirancang untuk melayani sekitar 73 hektare sawah tadah hujan dengan penerima manfaat sekitar 903 petani. Produksi padi diproyeksikan meningkat dari 96 ton menjadi sekitar 288 ton per tahun, sementara potensi pengurangan emisi diperkirakan mencapai 7,32 ton per tahun.

“Dengan pembelajaran yang ada di desa ini, secara akumulatif intervensi energi bersih di kedua desa ini diproyeksikan akan memberikan nilai tambah ekonomi lebih dari Rp2 miliar per tahun bagi masyarakat lokal. Samosir ini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia,” ungkap Teguh.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, pembangunan PATS bermula dari usulan masyarakat Kabupaten Samosir yang kemudian diteruskan melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian PPN/Bappenas hingga memperoleh dukungan Pemerintah Kerajaan Inggris.

“PATS ini merupakan usulan dari masyarakat Kabupaten Samosir yang diteruskan kepada pemerintah atasan, mulai dari Bapak Gubernur dan Kementerian Bappenas, hingga akhirnya disetujui oleh Kedutaan Besar Inggris dan dibawa menjadi program di Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.

Menurutnya, pembangunan PATS menunjukkan komitmen Pemkab Samosir dalam mengembangkan daerah melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah desa, dan mitra pembangunan.

Vandiko menilai fasilitas tersebut memberikan manfaat langsung bagi petani, terutama dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menekan biaya operasional.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang memberikan ruang sehingga jaringan pipa PATS dapat dibangun hingga melewati kawasan permukiman.

“Harapan kami, dengan adanya program ini mari kita bersama-sama menjaga dan merawat apa yang telah dibangun di daerah kita dengan baik. Jangan hanya bisa meminta, tetapi kita juga harus tahu mengucap syukur dan berterima kasih dengan cara menjaga serta merawat fasilitas ini,” ujarnya.

Pemkab Samosir, lanjut Vandiko, akan mendukung skema pemeliharaan PATS sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya agar tumbuh rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut.

Vandiko juga menyambut pembangunan PATS berikutnya di Desa Pakpahan. Menurutnya, kesempatan memperoleh lebih dari satu program PATS menjadi peluang untuk memperluas manfaat energi terbarukan bagi sektor pertanian.

“Kita bersyukur karena dari 540 kabupaten/kota di Indonesia, Kabupaten Samosir tidak hanya mendapatkan satu, tetapi usulan yang kedua juga sudah diakomodir. Tentu kami atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” katanya.

Kepala Bapperida Sumatera Utara Dikky Anugerah yang mewakili Gubernur Sumut menyampaikan dukungan Pemprov Sumut terhadap implementasi pembangunan nasional di daerah.

Menurut Dikky, PATS di Samosir merupakan salah satu bentuk transisi energi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pengembangan energi bersih untuk sektor pertanian juga dinilai selaras dengan karakter Samosir sebagai daerah pariwisata.

“Kita ingin menjadikan Samosir sebagai bagian dari pembelajaran bahwa pembangunan rendah karbon dapat dimulai dari desa, hadir di tengah sawah, digerakkan oleh energi bersih, meningkatkan produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dikky berharap keberadaan PATS dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus menjadi awal semakin luasnya pemanfaatan energi terbarukan untuk pertanian di Sumatera Utara.

Sementara itu, Deputy Development Director UKFCDO Jakarta Freddie Brunt mengatakan pembangunan PATS merupakan bagian dari upaya mewujudkan ketahanan iklim, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Freddie, kerja sama UKFCDO dan Bappenas menunjukkan bahwa kebutuhan air petani dapat dijawab melalui teknologi bersih yang mampu mendukung produktivitas sekaligus mengurangi emisi.

Ia mengapresiasi Pemkab Samosir, Bapperida Sumatera Utara, Bappenas, pemerintah desa, petani, dan masyarakat yang telah berkolaborasi dalam pembangunan PATS.

“Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh kepemilikan lokal yang berkelanjutan, dengan pembelajaran yang dapat direplikasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pengelolaan PATS di tingkat masyarakat dilakukan melalui kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) PATS Mual Hangoluan. Lembaga tersebut berperan dalam operasional, pemeliharaan, dan keberlanjutan fasilitas.

Peresmian PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus juga ditandai dengan penyematan ulos oleh Bupati Samosir bersama tokoh masyarakat kepada rombongan Bappenas, UKFCDO, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Samosir.(AP/red)

Berita Terkait

Respons Call Center 110, Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama
Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle
Patroli Dini Hari, Tim Macan Belawan Amankan Sajam dari Warga di Jalan Yos Sudarso
Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026
Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat
Bupati Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu, Varietas Unik Hasil Seleksi PT Hijau Surya
Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp 6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan
Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Respons Call Center 110, Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Patroli Dini Hari, Tim Macan Belawan Amankan Sajam dari Warga di Jalan Yos Sudarso

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp 6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pompa Air Tenaga Surya di Samosir Mulai Beroperasi, Produksi Padi Diproyeksi Naik 3 Kali Lipat

Berita Terbaru

Anton saat menutup Karya Hita Festival 2026 sekaligus meluncurkan Sinergi Program Tahun 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/10/2026).

NEWS

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 10:24 WIB