ATAPKOTA.COM – Timnas Indonesia menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Indonesia memastikan gelar setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, sebelum menang 4-2 dalam adu penalti. Kemenangan tersebut membawa Indonesia menjadi juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Gelar ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi sepak bola Indonesia karena merupakan trofi internasional pertama di luar medali emas SEA Games yang sebelumnya pernah diraih Timnas Indonesia.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Indonesia lebih dahulu menciptakan peluang melalui tendangan Luke Vickery yang masih mampu diblok kiper Thailand, Saranon Anuin.
Thailand kemudian memberikan ancaman melalui tendangan voli Chanathip Songkrasin yang masih melambung di atas mistar gawang Indonesia. Indonesia kembali mendapat peluang melalui sundulan Justin Hubner, tetapi bola melebar dari sasaran.
Indonesia tampil agresif dan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, sementara Thailand mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang.
Memasuki babak kedua, Thailand memperoleh peluang melalui sundulan Supachai Chaided yang masih menyamping. Indonesia merespons melalui peluang Ragnar Oratmangoen, tetapi tendangannya juga belum menemui sasaran.
Thailand kembali mengancam melalui Supachai Chaided setelah memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Indonesia. Namun, tendangannya gagal mengarah ke gawang.
Peluang berikutnya datang dari Kakana Khamyok dan pemain pengganti Anan Yodsangwal. Namun, kiper Indonesia Emil Audero mampu mengantisipasi ancaman tersebut.
Situasi berubah pada menit ke-80 ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua.
Unggul jumlah pemain, Indonesia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-84. Tendangan bebas Dean James mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, sebelum bola masuk ke gawang Saranon Anuin. Indonesia unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan beberapa menit. Thailand menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui Iklas Sanron yang memanfaatkan umpan silang Seksan Ratree.
Indonesia kemudian berusaha kembali memimpin. Elkan Baggott sempat mendapat peluang melalui sundulan setelah menerima umpan Dean James, tetapi bola berhasil dimentahkan Anuin.
Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Thailand justru mampu membalikkan keadaan pada menit ke-110. Umpan Anan Yodsangwal dikonversi Peeradol Chamrasamee menjadi gol melalui serangan balik.
Indonesia tertinggal 1-2 dan kembali meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-116. Umpan tarik Rizky Ridho yang sempat dihalau kiper Thailand disambut Elkan Baggott dengan tendangan yang menggetarkan gawang Thailand.
Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga babak tambahan berakhir. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Indonesia tampil tenang dalam drama adu penalti. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya dan mencetak gol.
Sementara dari kubu Thailand, dua eksekutor, yakni Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menuntaskan penalti.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan di SUGBK tersebut disambut selebrasi para pemain Timnas Indonesia bersama suporter. Gelar ini sekaligus menambah catatan penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia di tingkat internasional.
Laporan : Pardosi.

































