Kapal Bom Ikan di Duga Masih Beroperasi Bebas di Sibolga -Tapteng

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 15:58 WIB

401,396 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SIBOLGA – Praktik penangkapan ikan dengan bom diduga masih berlangsung secara terang-terangan di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Satu unit kapal yang dicurigai menggunakan alat tangkap bom ikan terlihat kembali bersiap melaut dari salah satu tangkahan di Sibolga, Sabtu (7/7/2025).

Informasi ini disampaikan oleh sumber berinisial HP, yang menyebut kapal tersebut baru beberapa hari lalu membongkar hasil tangkapan ilegal, namun kini kembali melaut seolah-olah kebal hukum.

“Saya heran, kapal itu masih bebas beroperasi. Baru saja bongkar tangkapan hasil bom ikan, sekarang sudah muat perbekalan lagi untuk melaut. Seakan-akan hukum tak berlaku bagi mereka,” ungkap H.P kepada wartawan.

Tak hanya itu, HP juga mengaku pernah diintimidasi oleh pemilik kapal saat mencoba mendokumentasikan aktivitas ilegal tersebut.

“Saya pernah ditegur keras oleh pemilik kapal. Dia bilang, Kau beritakan terus, saya tidak takut! Kau fotokan kapalku itu terus!’,” ucap HP menirukan kalimat ancaman tersebut.

HP menegaskan bahwa praktik penggunaan bom ikan harus dihentikan sebelum merusak ekosistem laut lebih parah.

Ia meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk tidak menunggu pelaku tertangkap tangan di laut.

“Penindakan jangan hanya menunggu mereka tertangkap di tengah laut. Saat mereka kembali dari melaut dan bongkar hasil tangkapan pun bisa dicek. Tindak mereka dari darat sebelum mereka merusak lebih jauh,” desaknya.

Penggunaan bom ikan secara ilegal telah lama menjadi ancaman serius terhadap kelestarian laut di kawasan Sibolga-Tapteng.

Jika dibiarkan, praktik ini tidak hanya merusak terumbu karang tetapi juga membahayakan generasi nelayan mendatang.

HP berharap agar pihak berwenang seperti APH segera melakukan tindakan untuk memberantas penggunaan bom ikan, tidak hanya di laut namun saat di Tangkahan ataupun saat bongkar muat hasil laut. (A.Lature).

Berita Terkait

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap
Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala
Jumat Keliling di Masjid Raya Al-Mashun, Sonny Irawan Tekankan Bahaya Narkoba
Dinas LHK Sumut Sebut Tak Ada Hotspot, Kabut Asap dari Luar Daerah
Kapolda Sumut Pimpin Penghijauan Mapolda, Dorong Budaya Peduli Lingkungan
Reses DPD RI di Sumut Soroti Pelayanan Publik, Danau Toba, dan Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala

Berita Terbaru