Beras SPHP Dikebut, Pemerintah Gempur Inflasi dan Tekan Harga Pangan di Sumut

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:00 WIB

40418 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 dengan Kementerian Dalam Negeri RI secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting di Ruang Sumut Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Selasa (19/8).

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 dengan Kementerian Dalam Negeri RI secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting di Ruang Sumut Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Selasa (19/8).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah pusat dan daerah terus menggeber penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan misi penyelamatan ekonomi rakyat agar harga beras—si bahan pokok utama bangsa—tidak melambung liar dan menjerat masyarakat kecil.

Komitmen itu kembali ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, Selasa (19/8/2025). Acara ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya bersama jajaran Kementerian Dalam Negeri, Perum Bulog, dan pemerintah daerah.

Dalam forum itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir mengungkapkan fakta mencengangkan: ada 14 provinsi penyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), dan Sumut menjadi penyumbang terbesar dengan angka fantastis 3,58%. Lonjakan ini didorong oleh komoditas vital seperti beras, cabai merah, dan bawang merah.

“Beras adalah penyumbang kenaikan paling dominan. Jika tak segera diatasi, harga bisa melompat bagaikan api yang membakar dompet rakyat. Karena itu solusi harus cepat,” tegas Tomsi Tohir.

Tomsi menyoroti lambannya penyaluran beras SPHP. Bulog seharusnya menyalurkan 16% setiap enam bulan, namun realisasinya baru 2,94%. “Kita harus serius. Penyaluran SPHP harus dikebut. Pemerintah daerah wajib turun tangan, agar harga beras tidak terus menekan masyarakat,” ujarnya dengan nada peringatan.

Ia juga meminta Bulog memperluas distribusi hingga pasar tradisional. “Jangan hanya di gudang atau rak besar. Masyarakat harus mudah menjangkau beras murah ini. Jika beras SPHP tersedia di pasar, harga otomatis terkendali,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Rini Andrida, melaporkan bahwa sejak Juli hingga Desember 2025, Bulog sudah menyalurkan 38.811 ton beras SPHP.

Penyaluran tak hanya lewat pasar tradisional, tetapi juga ritel modern dan sistem canvassing yang menjangkau pelosok. “Direksi Bulog sudah turun langsung ke lapangan. Kami menggandeng Pemda, TNI, dan Polri untuk memastikan beras murah sampai ke masyarakat,” ujar Rini.

Dengan strategi ini, pemerintah berharap inflasi tak lagi membubung tinggi. Harapannya sederhana tapi vital: harga beras tetap terjangkau, rakyat bisa makan dengan tenang, dan ekonomi berjalan tanpa jeratan. (*)

Berita Terkait

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Sumut Bersihkan Gereja dan Masjid
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Rp 3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja
Prabowo Terima Laporan Ekonomi, Belanja APBN 1.300 Triliun Disiapkan pada Triwulan IV
Kapolda Sumut Sonny Irawan Apresiasi Bhayangkari dalam Peringatan HKGB ke-74
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Pendapatan P-APBD Sumut 2026 Naik Rp 1,29 Triliun, Belanja Bertambah Rp 1,65 Triliun
Pemprov Sumut Kejar Tenggat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias, 9.000 Unit Aset Diinventarisasi
Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Medan, Pengendara Dapat Helm dan Masker

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Sumut Bersihkan Gereja dan Masjid

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:47 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Terjaga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:41 WIB

Investasi Luar Jawa Capai Rp 779,4 Triliun, Lampaui Jawa hingga September 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:37 WIB

BKPM Terbitkan 328 Perizinan lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pemerintah Pangkas Hambatan Investasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Rp 3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Instruksikan KSP Kawal Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran 64,8 Persen, Kepuasan 55,3 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Seskab Teddy: Sekjen PBB Apresiasi Prabowo dan Langkah Indonesia Bantu Palestina

Berita Terbaru