Kejagung Periksa Pemegang Saham PT Evercross Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:56 WIB

40375 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM,
ANANG SUPRIATNA, S.H., M.H.

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM, ANANG SUPRIATNA, S.H., M.H.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperdalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) memeriksa satu orang saksi berinisial SWP, yang merupakan pemegang saham PT Evercross Technology Indonesia.

Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta. Pemeriksaan SWP dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara dalam kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan tahun 2019 hingga 2022.

Saksi SWP diperiksa terkait perannya dalam proses pengadaan perangkat teknologi pendidikan yang diduga melibatkan tersangka MUL. Kasus ini menjadi perhatian publik karena program digitalisasi pendidikan semula ditujukan untuk mendukung transformasi digital sekolah di seluruh Indonesia.

Namun, dalam pelaksanaannya, tim penyidik menemukan indikasi penyalahgunaan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara. Oleh karena itu, Kejagung terus memanggil sejumlah pihak yang dianggap mengetahui proses proyek tersebut, termasuk pihak swasta yang menjadi mitra pengadaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, S.H., M.H., menjelaskan bahwa setiap pemeriksaan dilakukan secara transparan sesuai prosedur hukum. “Pemeriksaan saksi bertujuan memperkuat alat bukti dan memastikan proses penyidikan berjalan sesuai koridor hukum,” ujar Anang di Jakarta.

Ia menegaskan, Kejaksaan Agung berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas. Selain itu, Kejagung juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam setiap penggunaan anggaran negara, terutama di sektor pendidikan.

Kasus dugaan korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan ini menambah daftar panjang perkara pengadaan teknologi pendidikan yang bermasalah di Indonesia. Publik kini menunggu langkah tegas Kejagung dalam membongkar pihak-pihak yang terlibat. (RAP)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru