ATAPKOTA, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Kota Layak Anak bukan sekadar gelar administratif, tetapi amanah besar yang memerlukan kerja keras, sinergi lintas sektor, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pemko Medan komit menjadikan Medan sebagai Kota Layak Anak,” tegas Rico Waas saat menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2025 di Kota Medan, Rabu (14/5/2025) di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan.
Rico Waas mengatakan bahwa Pemko Medan telah menetapkan rencana aksi daerah KLA 2022-2026 dan menerbitkan regulasi pendukung, seperti Perwal Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak serta Pembentukan Gugus Tugas KLA.
Pemko Medan juga akan terus mengembangkan fasilitas ramah anak, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat sistem pelaporan dan penanganan kekerasan terhadap anak.
“Pemko Medan berupaya untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak di Kota Medan,” ungkapnya.
Rico Waas juga menyatakan bahwa Pemko Medan akan terus memonitoring dan evaluasi bagi sekolah ramah anak serta mengevaluasi mandiri yang melibatkan beberapa SMP negeri di Kota Medan.(*)

































