Odi Batubara Dorong Green MICE, Medan Bidik Industri Event Berkelanjutan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:38 WIB

40126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Odi Batubara saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026).

Odi Batubara saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata terus mendorong transformasi sektor pariwisata dengan mengembangkan konsep Green Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (Green MICE). Konsep ini diharapkan mampu memperkuat industri penyelenggaraan acara yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Odi Batubara saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026).

Dalam dialog tersebut, Odi menilai Kota Medan memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai salah satu destinasi industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia. Menurutnya, potensi tersebut didukung oleh kreativitas generasi muda yang bergerak di bidang event organizer, wedding organizer, dan berbagai sektor ekonomi kreatif.

Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah pelaku usaha muda di Kota Medan yang mampu menghadirkan konsep pesta pernikahan berkualitas dengan biaya yang relatif terjangkau tanpa mengurangi nilai estetika.

“Ada anak-anak muda yang mampu menghadirkan konsep pernikahan yang menarik. Dengan anggaran sekitar Rp50 juta, mereka dapat menciptakan suasana yang terkesan mewah meski menggunakan lokasi yang sederhana,” ujar Odi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa industri MICE tidak selalu identik dengan penyelenggaraan acara berskala besar atau bernilai miliaran rupiah. Justru kreativitas dan inovasi menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing industri tersebut.

Selain mendorong lahirnya inovasi, Dinas Pariwisata Kota Medan juga membuka ruang kolaborasi melalui berbagai program yang melibatkan komunitas seni, pelaku budaya, dan sektor ekonomi kreatif.

Odi menjelaskan, konsep Green MICE yang saat ini tengah disusun bersama pelaku industri perhotelan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai dasar penyelenggaraan kegiatan yang berkelanjutan.

Perwakilan sektor perhotelan, Rahmat, mengatakan penerapan konsep tersebut akan mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan yang lebih ramah lingkungan, antara lain melalui pengurangan limbah, efisiensi penggunaan energi, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mengurangi penggunaan dokumen berbahan kertas.

“Ke depan, penyelenggaraan acara tidak lagi bergantung pada dokumen cetak. Berbagai kebutuhan administrasi dapat menggunakan format digital sebagai bagian dari upaya mewujudkan keberlanjutan,” jelas Rahmat.

Selain aspek lingkungan, konsep Green MICE juga diarahkan untuk memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rahmat menegaskan bahwa UMKM tidak seharusnya hanya menjadi pelengkap dalam sebuah kegiatan, melainkan harus memperoleh kesempatan menjadi bagian dari rantai pasok utama hotel maupun penyelenggaraan event berskala besar.

“Kami ingin UMKM menjadi mitra resmi dalam rantai pasok hotel dan penyelenggaraan event sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas,” katanya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pengembangan Green MICE di Kota Medan akan menerapkan pendekatan Hexahelix, yaitu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan sektor teknologi.

Melalui model kolaborasi tersebut, Dinas Pariwisata berharap setiap kegiatan yang diselenggarakan di Kota Medan mampu menciptakan dampak ekonomi berantai bagi berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha rumahan.

“Target kami bukan hanya menghadirkan event berskala besar, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Odi Batubara.(MB/red)

Berita Terkait

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik 45 Pejabat Dilantik, Bupati Simalungun Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi Birokrasi
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru
Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik 45 Pejabat Dilantik, Bupati Simalungun Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi Birokrasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

3 Minggu, Polda Sumut Ungkap 654 Kasus Curas-Curat, 712 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru