ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Suasana haru mewarnai acara perpisahan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Jonson Gultom, yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri dalam pengembangan sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Samosir.
Acara perpisahan tersebut digelar di Kompleks Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir pada Senin (3/8/2026). Sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir hadir memberikan apresiasi atas dedikasi Jonson selama menjalankan tugasnya.
Turut hadir para asisten, staf ahli bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Samosir Immanuel Sitanggang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, serta perwakilan guru.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi terhadap berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan Jonson selama sekitar lima tahun memimpin sektor pendidikan di daerah tersebut.
Menurut Vandiko, berbagai gagasan tetap dijalankan meskipun sektor pendidikan menghadapi keterbatasan anggaran.
“Dalam lima tahun terakhir, mutu pendidikan di Samosir naik kelas. Banyak prestasi yang diraih, bahkan hingga tingkat nasional. Kami mengapresiasi seluruh kinerja yang dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Dengan keterbatasan anggaran, masih banyak ide yang diberikan agar pendidikan tidak stagnan. Pemikiran beliau sangat luar biasa dan akan kami rindukan,” kata Vandiko.
Vandiko juga menyoroti perhatian Jonson terhadap program beasiswa, peningkatan kesejahteraan guru, serta penguatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Samosir.
Dalam kesempatan tersebut, Vandiko menyebut capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan Kabupaten Samosir yang menurutnya berada di peringkat pertama di Sumatera Utara dan peringkat ketiga secara nasional.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
“Perhatian terhadap beasiswa dan kesejahteraan guru menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus mendukung berbagai program yang dijalankan. Semua itu bermuara pada peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Meski demikian, capaian peringkat SPM tersebut menjadi salah satu data yang penting untuk ditelusuri lebih lanjut, terutama mengenai periode penilaian, indikator yang digunakan, serta sumber data yang menjadi dasar penetapan peringkat tersebut.
Vandiko juga menyampaikan pesan kepada seluruh tenaga pendidik agar terus menjalankan tugas membimbing dan mendidik generasi muda dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, kualitas pendidikan saat ini akan berpengaruh terhadap masa depan Kabupaten Samosir.
“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang terus membina anak-anak kita. Masa depan Samosir ada di tangan guru. Sekali saja meleset dalam mendidik, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan daerah ini,” tegas Vandiko.
Ia juga meminta jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga untuk terus memperkuat koordinasi serta sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Samosir.
Pada acara tersebut, Vandiko turut menyampaikan terima kasih kepada Jonson atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.
“Terima kasih kepada Pak Jonson Gultom atas dedikasi dan pengabdian untuk bona pasogit Samosir. Purna tugas ini hanya batas usia, tetapi pemikiran dan pengalaman bapak tetap kami perlukan. Semoga ke depan bapak semakin sukses dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Samosir dan Indonesia,” ucap Vandiko.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk juga berharap Jonson tetap memberikan dukungan dan pemikiran bagi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Kami berharap Pak Jonson tetap memberikan dukungan bagi perkembangan Samosir, khususnya dunia pendidikan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk Kabupaten Samosir,” kata Ariston.
Berakhirnya masa tugas Jonson Gultom menandai berakhirnya satu periode pengabdian dalam pengelolaan sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Samosir.
Namun, pemerintah daerah berharap pengalaman dan pemikiran Jonson tetap dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Samosir pada masa mendatang.(AP/red)

































