Samosir Kembangkan 160 Hektare Bawang Putih, Kementan Dorong Kemandirian Benih

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:53 WIB

4024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M., saat melakukan penanaman.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M., saat melakukan penanaman.

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR — Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Upaya tersebut ditandai dengan penanaman bawang putih di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Sabtu (15/8/2026).

Penanaman dilakukan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M. bersama Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., beserta jajaran Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Ariston menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas kunjungan serta dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Samosir dalam pengembangan sektor pertanian.

“Terima kasih atas kunjungan Dirjen Kementerian Pertanian beserta jajaran dan bantuan yang telah diberikan selama ini di Kabupaten Samosir,” ujar Ariston.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Samosir menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian, khususnya bawang putih, dapat terus ditingkatkan.

“Masyarakat Samosir mayoritas adalah petani dan menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Kita berharap perhatian dan dukungan pemerintah pusat terus ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program swasembada pangan, khususnya komoditas bawang putih, di mana program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Ariston juga meminta kelompok tani memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah secara optimal serta menjalankan budidaya bawang putih dengan sungguh-sungguh.

“Semoga penanaman bawang putih ini dapat berjalan dengan baik. Bantuan yang sudah diberikan kiranya dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para petani. Pemerintah Kabupaten Samosir melalui program Bupati dan Wakil Bupati Samosir sangat serius dalam mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule mengatakan, pengembangan bawang putih saat ini diarahkan untuk memperkuat ketersediaan benih sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada.

“Kalau benih kita tersedia, kita bisa swasembada. Produksi awal hingga tiga tahun ke depan kita fokus kepada benih. Apa yang kita lakukan sekarang fokus ke benih agar kita cepat swasembada,” jelas Taufiq.

Ia mengatakan pemerintah akan terus mengembangkan kawasan bawang putih dengan melibatkan petani. Hasil panen yang diperuntukkan sebagai benih nantinya didorong untuk mendukung pengembangan bawang putih di berbagai daerah.

Menurut Taufiq, Kementerian Pertanian telah mengalokasikan pengembangan sekitar 5.000 hektare yang tersebar di sekitar 17 provinsi.

Khusus di Sumatera Utara, pengembangan bawang putih disebut telah mencapai sekitar 500 hektare yang tersebar di tujuh kabupaten. Sementara untuk Kabupaten Samosir, luas pengembangan saat ini sekitar 160 hektare.

“Kita membutuhkan benih yang berkualitas. Jangan sampai benih yang diproduksi justru menjadi konsumsi. Di Sumatera Utara saat ini sekitar 500 hektare lebih yang tersebar di tujuh kabupaten, sementara di Samosir sekitar 160 hektare,” ungkapnya.

Taufiq menilai wilayah dataran tinggi Kabupaten Samosir memiliki potensi untuk pengembangan bawang putih. Ia berharap Samosir dapat mengambil peran dalam mendukung program nasional tersebut.

“Kita berharap Kabupaten Samosir bisa membantu program nasional ini. Ke depan petani harus bisa mandiri, seperti yang sudah dilakukan di negara-negara seperti India dan Cina,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Dr. Tumiur Gultom, mengatakan kondisi geografis Samosir mendukung pengembangan komoditas bawang putih.

Saat ini terdapat dua kawasan pengembangan, yakni di Pulau Samosir dan kawasan Pulau Sumatera yang masuk wilayah Kabupaten Samosir.

Untuk kawasan Pulau Sumatera, pengembangan diarahkan di kawasan KPT pertanian hingga Desa Hutagalung yang berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat. Sementara lokasi lainnya berada di Kecamatan Simanindo.

Tumiur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Samosir, kata dia, siap apabila pemerintah pusat menambah kuota bantuan benih bawang putih hingga mencapai 200 hektare.

Ia juga mengingatkan petani agar memperhatikan pola tanam bawang putih dan tidak menumpangsarikan tanaman dengan komoditas lain yang berpotensi mengganggu pertumbuhannya.

“Selama 2–3 tahun kita dibantu fasilitas berupa benih dan alsintan. Ke depan kita harus bisa swasembada benih bawang putih. Mari kita sambut program ini dengan bekerja sungguh-sungguh. Semoga Kabupaten Samosir dapat menjadi sentra bawang putih ke depannya,” ujar Tumiur.

Pengembangan bawang putih tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketersediaan benih dan produksi, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Pemerintah Kabupaten Samosir bersama kelompok tani selanjutnya akan mendorong pengembangan kawasan, peningkatan produktivitas, serta kemandirian benih sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan program swasembada pangan nasional.

Turut hadir Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Dr. Muhammad Agung Sanusi, S.P., M.Si., Tenaga Ahli Bidang Food Estate Kementerian Pertanian Dr. Van Basten Panjaitan, Kepala Bapenda Samosir Besron Sitanggang, Camat Harian Hartono Manik, serta Ketua Kelompok Tani Saur Tani Sahala Situmorang bersama anggota kelompok tani.(AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru