ATAPKOTA.COM, ASAHAN — Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, mewakili Kabupaten Asahan dalam Evaluasi Lomba Desa Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.
Evaluasi tersebut berlangsung di Kantor Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Rabu (23/9/2026) mulai pukul 09.30 WIB. Tim Evaluasi Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara hadir untuk melihat secara langsung penerapan lingkungan bersih dan sehat serta keterlibatan masyarakat di desa tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., anggota DPRD Kabupaten Asahan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Aek Kuasan, Forkopimcam Aek Kuasan, Kepala Desa Sengon Sari, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juniar S. Pane beserta jajaran, Ketua TP PKK Kecamatan Aek Kuasan, Ketua TP PKK Desa Sengon Sari beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.
Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juniar S. Pane menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Evaluasi Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, kehadiran tim evaluasi bukan hanya menjadi bagian dari proses penilaian, tetapi juga merupakan kehormatan sekaligus momentum pembinaan bagi Desa Sengon Sari.
“Program LBS dan PHBS merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK. Kami telah berupaya semaksimal mungkin dalam menata lingkungan,” ujar Juniar.
Ia berharap berbagai upaya yang telah dilakukan masyarakat Desa Sengon Sari dapat mengantarkan desa tersebut menjadi yang terbaik dalam penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Wakil Bupati Asahan Rianto mengapresiasi Tim Evaluasi yang telah hadir untuk melihat secara langsung berbagai upaya masyarakat Desa Sengon Sari dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Menurut Rianto, Desa Sengon Sari merupakan salah satu desa terbaik di Kabupaten Asahan dalam penerapan program LBS.
“Kami berharap Desa Sengon Sari juga dapat menjadi yang terbaik di tingkat Sumatera Utara,” ujar Rianto.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Desa Sengon Sari yang dinilai telah menjadikan kebersihan dan kesehatan lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Rianto berharap capaian tersebut tidak berhenti pada kegiatan lomba, tetapi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Ketua Tim Evaluasi Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara, Rina Hafni Lubis, mengatakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih.
Menurut Rina, evaluasi tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga kerja nyata serta keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
“Evaluasi ini bukan hanya melihat hasil, tetapi juga kerja nyata dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat,” katanya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat melalui penerapan PHBS dan LBS secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Tari Persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PKK, Dasa Wisma, dan doa.
Selanjutnya, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juniar S. Pane menyerahkan laporan seluruh jenjang kepada Ketua Tim Evaluasi Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Asahan juga menyerahkan apresiasi Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) kepada Bapak Abdul Rajab Atmaja.
Setelah rangkaian acara di kantor desa, Tim Evaluasi Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara didampingi Wakil Bupati Asahan dan Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan meninjau secara langsung pekarangan masyarakat Desa Sengon Sari.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk melihat penerapan kebersihan dan kesehatan lingkungan di tingkat masyarakat.(AP/red)
































