Penghuni Rehabilitasi Keluhkan Air Minum hingga Makanan Basi di Panti Rehab

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:27 WIB

40323 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

para mantan penghuni rehabilitasi.

para mantan penghuni rehabilitasi.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Sejumlah mantan penghuni yang turut kabur dari Yayasan Rehabilitasi Rindung di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar, mengeluhkan kondisi fasilitas dan konsumsi selama berada di tempat tersebut.

Erwin mengaku selama menjalani rehabilitasi dirinya bersama penghuni lain hanya diberi air minum dari keran yang tidak dimasak.

“Saya sering diare karena minum air dari keran. Pernah juga sakit dan meriang, tapi tidak ditangani,” ujarnya, Senin (18/5).

Keluhan serupa juga disampaikan Rudi. Ia menyebut makanan yang diberikan sering kali dalam kondisi basi dan menu yang disajikan hampir setiap hari hanya ikan asin.

“Kalau hari Minggu kadang dapat ayam atau telur, tapi pernah juga dibilang ayam ternyata daging biawak,” katanya.

Selain soal makanan, para penghuni juga mengaku kerap diperlakukan tidak manusiawi, termasuk mendapat hukuman fisik seperti berguling di lapangan hingga dimandikan menggunakan air bercampur kotoran.

Muhammad Agus Hendri mengaku pernah mengalami perlakuan tersebut berkali-kali selama menjalani rehabilitasi.

Para mantan penghuni berharap pemerintah dan aparat terkait melakukan pemeriksaan terhadap kondisi di dalam panti rehabilitasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Rehabilitasi Rindung maupun aparat terkait atas tudingan tersebut. (AP/red)

Baca Sebelumnya :  

7 Penghuni Kabur dari Panti Rehabilitasi di Pematangsiantar, Dugaan Penyiksaan Terungkap

Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak
Kapolda Sumut Sonny Irawan Apresiasi Bhayangkari dalam Peringatan HKGB ke-74
Gubuk Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba di Kolang Dibongkar dan Dibakar
DLH Simalungun Uji Kualitas Udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan
Warga Jorlang Hataran Keluhkan Narkoba hingga Pencurian Sawit kepada Wakapolres Simalungun
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Banjir Berulang di Kelurahan Suka Maju Pematangsiantar, Laporan Warga ke Camat Marihat Tak Kunjung Ditindaklanjuti
Exit Meeting BPK di Asahan, Taufik Zainal Abidin Dorong Pengelolaan Keuangan Akuntabel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Apresiasi Bhayangkari dalam Peringatan HKGB ke-74

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Gubuk Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba di Kolang Dibongkar dan Dibakar

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DLH Simalungun Uji Kualitas Udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Warga Jorlang Hataran Keluhkan Narkoba hingga Pencurian Sawit kepada Wakapolres Simalungun

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Banjir Berulang di Kelurahan Suka Maju Pematangsiantar, Laporan Warga ke Camat Marihat Tak Kunjung Ditindaklanjuti

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Exit Meeting BPK di Asahan, Taufik Zainal Abidin Dorong Pengelolaan Keuangan Akuntabel

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Medan, Pengendara Dapat Helm dan Masker

Berita Terbaru

Kapolres Simalungun memimpin Strong Point Pagi di Sinaksak untuk membantu kelancaran lalu lintas

HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak

Senin, 19 Okt 2026 - 21:46 WIB