7 Penghuni Kabur dari Panti Rehabilitasi di Pematangsiantar, Dugaan Penyiksaan Terungkap

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:49 WIB

40240 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

6 dari 7 orang pasien NAZPA yang berhasil kabur,

6 dari 7 orang pasien NAZPA yang berhasil kabur,

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Tujuh penghuni panti rehabilitasi diduga kabur dari sebuah yayasan rehabilitasi di Kota Pematangsiantar pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka mengaku melarikan diri karena tidak tahan dengan dugaan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi yang dialami selama menjalani rehabilitasi.

Salah seorang penghuni, Erwin, warga Pematangsiantar, mengaku dirinya bersama rekan-rekannya sering mengalami kekerasan fisik hingga dirantai menggunakan rantai besi.

“Kami NAPZA, bukan ODGJ. Tapi kami dirantai pakai rantai besi,” ujar Erwin kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Menurut pengakuannya, para penghuni juga kerap mengalami pemukulan, ospek, hingga perlakuan kasar lainnya. Ia menyebut pihak yayasan diduga tidak memberikan pembinaan sebagaimana mestinya.

Erwin mengatakan, yayasan rehabilitasi tersebut berada di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar. Ia menyebut biaya rehabilitasi yang dibayarkan mencapai Rp 2,2 juta per bulan.

Selain itu, ia mengaku hanya istrinya yang mengetahui dirinya direhabilitasi, sementara orang tuanya tidak mengetahui keberadaannya di tempat tersebut. Erwin sendiri baru menjalani rehabilitasi selama 22 hari.

“Kami berharap pihak berwenang mengusut tuntas kasus ini dan menyelamatkan teman-teman kami yang masih berada di sana,” katanya.

Para penghuni yang berhasil keluar meminta perhatian aparat penegak hukum dan pemerintah untuk menyelidiki dugaan kekerasan di tempat rehabilitasi tersebut. (AP/red)

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru