7 Penghuni Kabur dari Panti Rehabilitasi di Pematangsiantar, Dugaan Penyiksaan Terungkap

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:49 WIB

40314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

6 dari 7 orang pasien NAZPA yang berhasil kabur,

6 dari 7 orang pasien NAZPA yang berhasil kabur,

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Tujuh penghuni panti rehabilitasi diduga kabur dari sebuah yayasan rehabilitasi di Kota Pematangsiantar pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka mengaku melarikan diri karena tidak tahan dengan dugaan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi yang dialami selama menjalani rehabilitasi.

Salah seorang penghuni, Erwin, warga Pematangsiantar, mengaku dirinya bersama rekan-rekannya sering mengalami kekerasan fisik hingga dirantai menggunakan rantai besi.

“Kami NAPZA, bukan ODGJ. Tapi kami dirantai pakai rantai besi,” ujar Erwin kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Menurut pengakuannya, para penghuni juga kerap mengalami pemukulan, ospek, hingga perlakuan kasar lainnya. Ia menyebut pihak yayasan diduga tidak memberikan pembinaan sebagaimana mestinya.

Erwin mengatakan, yayasan rehabilitasi tersebut berada di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar. Ia menyebut biaya rehabilitasi yang dibayarkan mencapai Rp 2,2 juta per bulan.

Selain itu, ia mengaku hanya istrinya yang mengetahui dirinya direhabilitasi, sementara orang tuanya tidak mengetahui keberadaannya di tempat tersebut. Erwin sendiri baru menjalani rehabilitasi selama 22 hari.

“Kami berharap pihak berwenang mengusut tuntas kasus ini dan menyelamatkan teman-teman kami yang masih berada di sana,” katanya.

Para penghuni yang berhasil keluar meminta perhatian aparat penegak hukum dan pemerintah untuk menyelidiki dugaan kekerasan di tempat rehabilitasi tersebut. (AP/red)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker
Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar
Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas
Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan
Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda
Sambut HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Apresiasi Rencana Ruang Doa
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala

Berita Terbaru