Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 01:10 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Pertemuan kedua kepala negara tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Belarus di berbagai bidang.

Presiden Lukashenko tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.25 WIB setelah mendapat penyambutan kenegaraan yang diawali dengan pengawalan 17 pasukan motoris dan 120 pasukan berkuda dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju kompleks Istana Kepresidenan.

Suasana penyambutan berlangsung meriah. Ratusan siswa sekolah dasar berdiri di sepanjang halaman Istana sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Belarus sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara.

Prosesi penyambutan juga dimeriahkan penampilan Tari Enggang yang dibawakan 10 penari dan lima pemusik. Tarian tradisional asal Kalimantan Timur tersebut melambangkan penghormatan, keramahan, dan persahabatan kepada tamu kehormatan.

Presiden Prabowo kemudian menyambut langsung Presiden Lukashenko di sisi barat Istana Merdeka. Setelah berjabat tangan, kedua pemimpin berjalan bersama menuju beranda depan Istana untuk mengikuti upacara penyambutan kenegaraan.

Upacara diawali dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Republik Belarus, dilanjutkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta penghormatan berupa 21 dentuman meriam sebagai tradisi penyambutan kepala negara sahabat.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan sebelum memperkenalkan delegasi masing-masing negara.

Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Belarus Jose Tavares.

Usai prosesi penyambutan, kedua kepala negara menandatangani buku tamu kenegaraan dan melakukan sesi foto bersama di Ruang Kredensial sebelum melanjutkan pertemuan empat mata (tête-à-tête) di ruang kerja Presiden.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang membahas sejumlah isu strategis serta peluang penguatan kerja sama Indonesia dan Belarus di berbagai sektor.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko ke Indonesia.

“Selamat datang kembali di Jakarta setelah kunjungan terakhir Yang Mulia ke Indonesia 13 tahun lalu. Merupakan kehormatan bagi Indonesia dan bagi saya secara pribadi dapat menerima kembali kunjungan kenegaraan Yang Mulia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengenang sambutan yang diterimanya saat melakukan kunjungan ke Minsk pada Juli tahun lalu.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat hangat yang diberikan kepada saya ketika berkunjung ke Minsk pada Juli tahun lalu,” katanya.

Rangkaian kunjungan kenegaraan ditutup dengan penyampaian pernyataan pers bersama kedua kepala negara, dilanjutkan jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. (RE/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru