BATAM, ATAPKOTA.COM – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Periode 2026–2027 oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers.
Pelantikan berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PJS Tahun 2026 di Batam, Rabu (4/11/2026). Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan para pengurus agar menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.
“Pada hari ini saya melantik saudara sebagai Pengurus DPP PJS. Artinya, secara resmi organisasi ini sah. Selamat melaksanakan tugas dan sukses selalu,” ujar Zulkifli Hasan.
Usai prosesi pelantikan, Zulkifli Hasan menyerahkan bendera pataka PJS kepada Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba. Penyerahan tersebut dilanjutkan dengan pengibaran pataka oleh Mahmud sebagai simbol kehormatan, persatuan, dan komitmen kepengurusan dalam menjalankan roda organisasi.
Pelantikan itu menandai dimulainya masa kerja kepengurusan DPP PJS periode 2026–2027. Namun, legitimasi melalui prosesi pelantikan perlu diikuti dengan kerja organisasi yang terukur, terutama dalam meningkatkan kompetensi wartawan siber, menjaga profesionalisme jurnalistik, serta memperjuangkan perlindungan hukum bagi anggota.
PJS juga menghadapi tantangan untuk memastikan konsolidasi organisasi berjalan hingga tingkat daerah. Penguatan struktur kepengurusan harus disertai program pendidikan jurnalistik, peningkatan pemahaman terhadap kode etik, serta pendampingan terhadap wartawan yang menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas profesinya.
Rangkaian pelantikan ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus DPP PJS, Zulkifli Hasan, serta tamu undangan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.
Pelantikan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Kepengurusan baru dituntut membuktikan komitmennya melalui program kerja yang konsisten, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta perkembangan pers siber di Indonesia. (Budi Yanto/PJS Babel)

































