ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Dukungan organisasi perempuan terhadap program pembangunan daerah menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, dengan pengurus Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Pematangsiantar di Balai Kota, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota, lantai II Balai Kota, Jalan Merdeka tersebut, Ketua PD Wanita Islam Kota Pematangsiantar, Dra. Hj. Rayani Purba, hadir bersama sejumlah pengurus. Wesly didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan, Muhammad Hamdani Lubis, SH, MH.
Rayani menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wali Kota dalam seminar bertajuk “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Mempererat Silaturahmi, dan Membangun Sinergi Dakwah yang Harmonis” yang diselenggarakan PD Wanita Islam di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Sabtu (31/10/2026).
“Kami bangga Bapak bisa hadir dalam acara tersebut. Karena itu, kami dari Wanita Islam Kota Pematangsiantar patut menyampaikan terima kasih, begitu juga atas dukungan penuh dari Pemko Pematangsiantar,” ujar Rayani.
Ia menegaskan, PD Wanita Islam berkomitmen mendukung program Pemerintah Kota Pematangsiantar, termasuk upaya meningkatkan Indeks Kota Toleransi (IKT). Menurutnya, target untuk meraih peringkat pertama secara nasional membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Bapak Wesly mencapai nomor satu. Hal ini tidak mungkin bisa dicapai tanpa adanya kerja sama dari seluruh pihak,” tuturnya.
Selain mendukung program toleransi, Rayani menyampaikan bahwa PD Wanita Islam memiliki sejumlah program di bidang ekonomi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pendidikan. Organisasi tersebut juga berharap mendapat dukungan pemerintah, terutama untuk pengembangan kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Karena itu, kami memohon dukungan dari Bapak Wali Kota, terutama di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wesly menyambut baik kehadiran pengurus PD Wanita Islam dan mengapresiasi dukungan organisasi tersebut terhadap pembangunan Kota Pematangsiantar, termasuk dalam upaya meningkatkan prestasi di bidang toleransi.
Wesly mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Selain membentuk karakter keluarga dan mendidik generasi penerus, perempuan juga berkontribusi dalam kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap PD Wanita Islam terus memperkuat kontribusi melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, baik di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, maupun pembinaan keluarga.
Pertemuan tersebut membuka ruang kolaborasi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah. Namun, dukungan terhadap program pembangunan perlu ditindaklanjuti melalui agenda yang jelas, termasuk bentuk dukungan pemerintah terhadap program UMKM, pendidikan, dan ketahanan pangan yang disampaikan PD Wanita Islam.
Upaya meningkatkan Indeks Kota Toleransi juga membutuhkan kerja bersama yang berkelanjutan. Selain dukungan organisasi, pemerintah perlu memastikan kebijakan dan pelayanan publik mencerminkan sikap adil, inklusif, serta menghormati keberagaman masyarakat.(AP/red)

































