ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima jajaran Junior Chamber International Indonesia (JCI Indonesia) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kepemimpinan generasi muda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Pertemuan itu dinilai sejalan dengan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kapasitas generasi muda melalui pengembangan kepemimpinan dan peningkatan daya saing global.
Presiden Nasional JCI Indonesia Tahun 2026, Siegfried Listijosuputro, menjelaskan bahwa pihaknya memperkenalkan JCI Indonesia sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan bagi pemuda berusia 18 hingga 40 tahun yang tergabung dalam jaringan internasional di sekitar 120 negara.
“JCI merupakan organisasi kepemimpinan bagi generasi muda berusia 18 hingga 40 tahun yang tersebar di sekitar 120 negara. Salah satunya adalah JCI Indonesia,” ujar Siegfried.
Dalam pertemuan tersebut, JCI Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai salah satu figur pemimpin muda nasional yang dinilai mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
Menurut Siegfried, Wakil Presiden mendorong JCI Indonesia untuk terus meningkatkan kiprah, terutama melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional guna memperluas pengalaman dan memperkuat kapasitas kepemimpinan anak muda Indonesia.
“Wakil Presiden mengajak JCI Indonesia untuk terus aktif, khususnya dalam kegiatan internasional, sehingga semakin banyak pemimpin muda Indonesia yang memiliki kemampuan bersaing di tingkat global,” kata Siegfried.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Alexander Tio, Rainer Prakuso Tobing, Allana Abdullah, serta **Raymond Lee Santoso>.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam mencetak pemimpin muda yang adaptif, berintegritas, dan mampu membawa Indonesia berperan lebih besar di tingkat internasional. (AP/red)

































