ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan penanganan terhadap warga yang terdampak bencana longsor terus dilakukan. Pada Jumat (31/7/2026) sore, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, S.ST.P., M.Si., mewakili Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., mengunjungi korban longsor yang sedang menjalani perawatan di Ruang Anyelir dan Ruang Cempaka RSUD dr. Djasamen Saragih.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring, S.ST.P., M.Si., Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Agustina Lasma Bulan Sihombing, S.Sos., M.Si., Wakil Direktur I RSUD dr. Djasamen Saragih dr. Yuliana Sara Erika Kurniawati Silitonga, M.K.M., Wakil Direktur III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Umum Ari Kalpikaningtyas Umastuti, S.P., M.M., serta Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan, S.ST.P., M.Si.
Mewakili Wali Kota, Junaedi menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pemerintah merupakan bentuk kepedulian sekaligus memastikan korban memperoleh pelayanan kesehatan dan bantuan yang dibutuhkan pascabencana.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Wesly Silalahi, kami hadir untuk menjenguk korban longsor sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Sejak menerima laporan kejadian, pemerintah langsung melakukan evakuasi dan merujuk korban yang mengalami luka ke RSUD dr. Djasamen Saragih agar segera mendapatkan penanganan medis,” ujar Junaedi.
Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan bagi keluarga terdampak, mulai dari hunian sementara hingga kebutuhan pokok selama masa pemulihan.
“Bantuan yang diberikan meliputi hunian sementara, kebutuhan sandang dan pangan, perlengkapan dapur, perlengkapan tidur, pembiayaan perawatan di rumah sakit, hingga bantuan kebutuhan sekolah bagi anak-anak yang terdampak. Kami berharap keluarga korban dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” katanya.
Sebelumnya, hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Pematangsiantar pada Kamis (30/7/2026) malam mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah lokasi. Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, dua titik longsor terjadi di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap, S.T.P., M.Si., dalam keterangan tertulis menyebutkan bencana tersebut menyebabkan dua unit rumah kontrakan roboh dan mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
BPBD bersama pemerintah kecamatan dan instansi terkait telah melakukan evakuasi terhadap korban serta terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga terdampak, termasuk mengantisipasi potensi longsor susulan apabila curah hujan masih tinggi.(AP/red)

































