ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah di Kota Medan yang akan mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota Medan–Ipoh, Malaysia Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Balai Kota Medan, Selasa (22/9/2026).
Selama enam hari di Ipoh, para pelajar tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengenal kehidupan masyarakat setempat. Mereka juga membawa misi memperkenalkan keberagaman, budaya, serta karakter masyarakat Kota Medan kepada para peserta dan masyarakat di Malaysia.
Rico Waas meminta para pelajar memanfaatkan program tersebut untuk memperluas wawasan sekaligus membangun persahabatan dengan masyarakat Ipoh.
Menurutnya, peserta pertukaran pelajar merupakan representasi Indonesia selama menjalankan kegiatan di Malaysia. Karena itu, sikap, kedisiplinan, kesantunan, dan rasa percaya diri perlu dijaga selama mengikuti seluruh rangkaian program.
“Dalam pertukaran pelajar ini, yang penting adalah tetap membawa semangat cinta Tanah Air. Ketika berada di sana, kita bukan hanya membawa diri sendiri, tetapi juga membawa identitas Indonesia,” ujar Rico.
Rico menyampaikan pesan tersebut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Sofyan serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Medan Sri Inderahayu.
Rico juga meminta peserta memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Kota Medan kepada masyarakat Ipoh.
Keberagaman suku, bahasa, tradisi, kesenian, hingga kuliner, kata dia, merupakan bagian dari karakter Kota Medan yang dapat diperkenalkan melalui interaksi selama program berlangsung.
“Datanglah dengan percaya diri, santun, sopan, dan tunjukkan sikap yang baik. Bangun persahabatan yang positif, tetapi jangan lupa menjaga nama baik Indonesia,” pesan Rico.
Ia juga mengingatkan peserta agar menggunakan teknologi secara bijak, terutama untuk menunjang proses belajar dan pengembangan kemampuan diri.
Rico berharap pengalaman selama berada di Ipoh dapat memperluas wawasan sekaligus membangun kepercayaan diri, karakter, dan kemampuan sosial para pelajar sebagai generasi penerus.
Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Medan Sri Inderahayu menjelaskan bahwa program tersebut diikuti 10 pelajar dari empat sekolah. Peserta terdiri atas lima putra dan lima putri.
Program dijadwalkan berlangsung pada 25–30 September 2026. Selama kegiatan, para peserta didampingi dua perwakilan Pemerintah Kota Medan.
Sebelum berangkat, para pelajar telah mengikuti pembekalan selama lebih dari satu bulan. Pembekalan tersebut mencakup persiapan materi, pengenalan budaya, serta latihan tari yang akan ditampilkan selama program pertukaran pelajar.
Para peserta juga dipersiapkan untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya sejarah dan budaya Kota Medan, kepada masyarakat Ipoh.
Untuk menuju lokasi kegiatan, rombongan dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Penang, kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Ipoh.
Program pertukaran pelajar Medan–Ipoh tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman akademik bagi peserta, tetapi juga membuka ruang interaksi lintas budaya dan memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua kota.(MB/red)
































