Skrining TB Terintegrasi CKG di Simalungun, 37 dari 90 Warga Masuk Kategori Terduga

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 20:45 WIB

4011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Simalungun menggelar skrining TB terintegrasi CKG di Jawa Maraja.

Pemkab Simalungun menggelar skrining TB terintegrasi CKG di Jawa Maraja.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Kesehatan menggelar skrining Tuberkulosis (TB) terintegrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pangulu Jawa Maraja tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Skrining diarahkan untuk mendeteksi secara dini warga yang berisiko maupun mengalami gejala yang mengarah pada TB, terutama mereka yang memiliki kontak erat atau tinggal serumah dengan pasien TB.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan sekaligus menekan risiko kesakitan dan kematian akibat TB.

Tim Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Jawa Maraja melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan, antara lain pengecekan gula darah, tekanan darah, asam urat serta pengambilan sampel dahak bagi warga yang masuk kategori terduga TB.

Sampel dahak selanjutnya diperiksa melalui pemeriksaan bakteriologis menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Selain pemeriksaan, petugas memberikan edukasi mengenai penyebab, cara penularan, gejala dan langkah pencegahan TB kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua Tim Skrining TB Terintegrasi CKG, Rosman Saragih, SKM, MKM, mengatakan deteksi dini penting dilakukan untuk menemukan kasus sedini mungkin.

Menurut Rosman, penularan TB terjadi melalui udara ketika penderita TB menularkan bakteri melalui percikan saat batuk atau bersin. Risiko penularan dapat meningkat pada lingkungan dengan kepadatan tinggi serta kondisi hunian yang kurang sehat.

“Penyebaran bakteri TB terjadi melalui percikan dari penderita dan dapat berkembang cepat terutama di lingkungan kumuh. Risiko juga tinggi bagi mereka yang tinggal serumah atau berinteraksi erat dengan penderita,” ujar Rosman.

Ia meminta masyarakat mewaspadai sejumlah gejala yang dapat mengarah pada TB, seperti batuk selama dua minggu atau lebih, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, berkurangnya nafsu makan, berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas serta tubuh terasa lemas terus-menerus.

Warga yang mengalami gejala tersebut dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Rosman juga menyebut sejumlah kelompok memiliki risiko lebih tinggi, antara lain perokok aktif, anak-anak, lanjut usia, penderita diabetes dan orang dengan HIV. Risiko juga dapat meningkat pada lingkungan yang padat dan kurang sehat.

Dalam kegiatan di Jawa Maraja Bah Jambi, sebanyak 90 warga mengikuti skrining TB.

Dari jumlah tersebut, 37 orang masuk kategori terduga TB dan selanjutnya menjalani pemeriksaan sampel dahak melalui pemeriksaan bakteriologis menggunakan TCM.

Status tersebut belum berarti mereka dinyatakan positif TB. Hasil pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan diagnosis.

Rosman menegaskan TB dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan sesuai ketentuan dan menyelesaikan terapi secara disiplin.

“Jangan ragu, apalagi bimbang. TB bukan penyakit yang tidak bisa diobati. TB dapat disembuhkan. Mari kita bekerja sama untuk lebih sehat. Temukan, Obati, Sampai Sembuh Tuberkulosis atau TOSS-TB,” tegasnya.

Menurutnya, diagnosis TB dapat dilakukan melalui pemeriksaan yang sesuai, termasuk pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang seperti X-ray sesuai indikasi medis.

Selain skrining TB, kegiatan CKG juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai penyakit tidak menular. Masyarakat diimbau melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun menyiapkan tim untuk melaksanakan skrining di 228 titik di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.

Lokasi skrining mencakup berbagai lingkungan masyarakat hingga lembaga pemasyarakatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan deteksi dini dan menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki risiko penularan TB.

Melalui skrining terintegrasi tersebut, Pemkab Simalungun mendorong masyarakat tidak menunggu penyakit menjadi berat untuk melakukan pemeriksaan. Deteksi lebih awal diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus membantu memutus mata rantai penularan TB di masyarakat.(AP/red)

Berita Terkait

Pencurian TBS Berulang di PTPN IV Sei Kopas, Sistem pengamanan, patroli dan pemeriksaan kendaraan diminta dievaluasi
SICC 2026 Hadirkan Peserta Indonesia dan Mancanegara, Samosir Jadi Panggung Seni di Danau Toba
Tiga Bulan Diburu, Jatanras Polres Simalungun Tangkap Terduga Pencuri Suzuki Spin
10 Pelajar Kedapatan Bolos Saat Jam Belajar, Polsek Tanah Jawa Libatkan Guru dan Orang Tua
Bupati Samosir Dukung Pembangunan Monumen Toga Gultom, Ditargetkan Rampung Maret 2027
Wapres Tinjau Infrastruktur Terdampak Banjir Bandang di Solok, Minta Akses Utama Segera Dipulihkan
Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran
Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Sita 106,29 Gram Ganja dari Pria 59 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:50 WIB

Pencurian TBS Berulang di PTPN IV Sei Kopas, Sistem pengamanan, patroli dan pemeriksaan kendaraan diminta dievaluasi

Sabtu, 26 September 2026 - 08:34 WIB

SICC 2026 Hadirkan Peserta Indonesia dan Mancanegara, Samosir Jadi Panggung Seni di Danau Toba

Jumat, 25 September 2026 - 21:54 WIB

Tiga Bulan Diburu, Jatanras Polres Simalungun Tangkap Terduga Pencuri Suzuki Spin

Jumat, 25 September 2026 - 21:45 WIB

10 Pelajar Kedapatan Bolos Saat Jam Belajar, Polsek Tanah Jawa Libatkan Guru dan Orang Tua

Jumat, 25 September 2026 - 20:45 WIB

Skrining TB Terintegrasi CKG di Simalungun, 37 dari 90 Warga Masuk Kategori Terduga

Jumat, 25 September 2026 - 17:12 WIB

Wapres Tinjau Infrastruktur Terdampak Banjir Bandang di Solok, Minta Akses Utama Segera Dipulihkan

Jumat, 25 September 2026 - 11:08 WIB

Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran

Jumat, 25 September 2026 - 10:46 WIB

Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Sita 106,29 Gram Ganja dari Pria 59 Tahun

Berita Terbaru