ATAPKOTA.COM, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-28 Tingkat Nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, Oktober lalu. Kafilah Sumut berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat tujuh nasional terbaik.
Apresiasi tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumut di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Rabu (5/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bonus kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka.
“Ini merupakan hasil yang terbaik, dan mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi. Pencapaian ini adalah buah perjuangan dan pembinaan yang telah dilakukan,” ujar Bobby Nasution.
Lebih lanjut, ia mengajak pengurus LPTQ Sumut untuk tidak hanya fokus pada syiar agama, tetapi juga turut berperan dalam penguatan ekonomi umat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Kami berharap LPTQ dapat berjalan seiring dengan Pemprov Sumut. Selain menyiarkan agama, mari bersama mengkaji dan meningkatkan ekonomi umat. Jika ekonomi umat meningkat, insya Allah kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Sumut, Muhammad Yasir Tanjung, menjelaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kerja keras kolektif antara para kafilah, pembimbing, serta dukungan penuh dari pemerintah provinsi.
“Alhamdulillah, dari perjuangan di Kendari kemarin, Sumut berhasil meraih posisi tujuh besar nasional. Ini peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya,” ungkap Yasir.
Beberapa cabang lomba yang diraih di antaranya hafalan hadis bersanad putra dan putri. Yasir juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Bobby Nasution yang terus mendukung sejak masa persiapan hingga pelaksanaan STQH Nasional.
Adapun para peraih prestasi yaitu: Taufiq Hardiansyah (100 Hadis Bersanad Putra – Terbaik I), Muhammad Akhiruddin Nasution (500 Hadis Tanpa Sanad Putra – Terbaik II), Nujha Khairani HQ (1 Juz dan Tilawah Putri – Terbaik III), Hilyatul Aulia Dalimunthe (500 Hadis Tanpa Sanad Putri – Terbaik III), Garal Habibi Sembiring (HQ 10 Juz Putra – Harapan I), dan Zahra Shafira (HQ 5 Juz dan Tilawah Putri). (AK1)


































