Satreskrim Polres Simalungun Gelar Operasi GPM dan Awasi Harga Beras Premium–Medium

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 20:23 WIB

40249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun bersama Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun bersama Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Unit Ekonomi Satreskrim Polres Simalungun bersama Satgas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) beras SPHP dan melakukan pengawasan harga beras premium serta medium pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Saat dikonfirmasi pada Jumat malam, Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, S.H., menjelaskan bahwa operasi ini menjadi wujud nyata semangat Polri membantu menjaga daya beli masyarakat.

“Unit Ekonomi melaksanakan GPM beras SPHP dan pengawasan harga beras sebagai bentuk Polri untuk masyarakat,” ujar AKP Herison menjelaskan tujuan kegiatan.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa operasi ini memiliki dasar hukum yang kuat. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 02 Tahun 2002 tentang Polri dan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 375 Tahun 2025 tentang Satgas Pengendalian Harga Beras.

“Dasar hukum yang kuat memastikan operasi ini sah dan melindungi kepentingan masyarakat dari praktik merugikan,” tegasnya.

Operasi dipimpin Kanit Ekonomi IPDA Gagas Dewanta, S.TrK., M.H., dengan dukungan sembilan instansi, termasuk Dinas Perekonomian, Bulog, Dinas Pertanian, Ketapang, Perkebunan, dan Disperindag.

“Koordinasi lintas instansi menciptakan sinergi kuat dalam pengawasan harga beras,” jelas AKP Herison menjelaskan kolaborasi.

Tim kemudian melakukan pengecekan menyeluruh di ritel modern. Pengawasan difokuskan pada harga, ketersediaan, dan kesesuaian terhadap HET pemerintah.

“Di Alfamart, Unit Ekonomi mendapati beras premium Sania Rp 15.200 per kg, Anak Raja Rp 15.300 per kg, Raja Platinum Rp 15.300 per kg, Raja Ultima Rp 15.400 per kg, dan Slyp Rp 15.300 per kg. Stok SPHP tersedia 60 kg dengan harga Rp 13.100 per kg,” papar Kasat Reskrim.

Kemudian, tim melanjutkan pengecekan di Indomaret dan menemukan stok beras yang memadai.

“Di Indomaret, ditemukan stok beras Sania 550 kg seharga Rp 15.200 per kg, Slyp Toro Rp 15.300 per kg, Anak Raja Rp 15.300 per kg, Meutuah Baro Rp 15.400 per kg, serta SPHP 65 kg dengan harga Rp 13.100 per kg,” ungkapnya melaporkan hasil pengecekan.

AKP Herison menegaskan bahwa seluruh harga yang ditemukan sudah sesuai HET pemerintah. “Harga beras medium Rp 14.000 per kg dan premium Rp 15.400 per kg. Semua sesuai HET, sehingga pengawasan berjalan efektif,” katanya.

Sebagai tindak lanjut Gerakan Pangan Murah, Unit Ekonomi juga mengoordinasikan penyaluran beras SPHP kepada masyarakat.

“Unit Ekonomi menyalurkan 2.000 karung beras SPHP dengan harga terjangkau Rp 58.500 per karung di halaman Kantor Camat Bandar,” ujar AKP Herison menjelaskan kontribusi Polri.

Ia kemudian memaparkan langkah lanjutan yang akan dilakukan Satreskrim Polres Simalungun untuk menjaga stabilitas harga.

“Unit Ekonomi akan memberikan teguran kepada kios yang menjual beras di atas HET, melakukan monitoring berkala, dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, AKP Herison menegaskan komitmen Polres Simalungun menjaga stabilitas pangan. “Operasi GPM ini merupakan bukti semangat Polri melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (AK1)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru