ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan proposal pengembangan daya tarik wisata baru kepada Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Febrian Alphyanto Ruddyard, saat melakukan kunjungan ke kawasan wisata Huta Siallagan, Kecamatan Simanindo, Jumat, 8 Mei 2026.
Kunjungan tersebut disambut langsung Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir melalui prosesi adat Batak yang berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya.
Turut hadir dalam rombongan, Inspektur Utama Bappenas Oktorika, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Direktur Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Bappenas Wahyu Wijayanto, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Rossy Wediawati, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Yenny.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Samosir hadir mendampingi Wakil Bupati, para asisten daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Agustianto Sitinjak, serta Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar.
Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan wisata budaya Huta Siallagan yang dikenal sebagai situs Batu Persidangan peninggalan leluhur Batak. Di lokasi tersebut, rombongan mengikuti prosesi manortor bersama dengan mengenakan ulos dan diiringi gondang Batak.
Selain menjadi agenda kunjungan wisata budaya, momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menyampaikan kesiapan pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, secara langsung menyerahkan proposal pembangunan destinasi wisata baru yang telah dilengkapi dokumen master plan dan Detail Engineering Design (DED) kepada Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas.
Menurut Ariston, proposal tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi unggulan baru yang terintegrasi dengan potensi alam, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kabupaten Samosir memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Karena itu, kami menyiapkan perencanaan pembangunan secara matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Ariston.
Ia berharap kunjungan Wakil Menteri PPN beserta rombongan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan kawasan strategis pariwisata di Kabupaten Samosir.
“Kunjungan ini menjadi semangat baru bagi kami. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga Samosir dapat berkembang sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang tetap berbasis budaya dan kelestarian alam,” katanya.
Ariston menilai Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian penting kawasan Danau Toba, sehingga pengembangan sektor pariwisata diyakini dapat memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi regional.
Karena itu, menurutnya, dukungan pembangunan infrastruktur, pengembangan destinasi baru, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata ke depan.
Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis kolaborasi bersama pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (AP/red)


































