ATAPKOTA.COM, MEDAN — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah belah persatuan bangsa. Pesan tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi dengan Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio, di Vihara Sinar Buddha (BLIA), Kompleks CBD, Jalan Antariksa, Medan Polonia, Kota Medan, Rabu (21/10/2026) sore.
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB itu menjadi bagian dari upaya Polda Sumut mempererat komunikasi dengan tokoh agama sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumut, yakni Dirintelkam, Dirbinmas, Kabid Propam, Kabid Humas, serta Kapolrestabes Medan. Rombongan disambut Meriyawaty Amelia Prasetio bersama perwakilan Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKBI).
Dalam pertemuan tersebut, Sonny menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman agama, suku, dan ras. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah belah.
“Jangan mau kita diprovokasi, diobok-obok, dan diadu domba antaragama, suku, maupun ras. Peran WALUBI sangat besar dan mulia dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Sonny.
Ia menilai peran tokoh agama dan organisasi keagamaan penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga toleransi serta mencegah berkembangnya konflik sosial.
Kapolda juga menyoroti perlunya keterlibatan keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta kejahatan jalanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menanamkan nilai-nilai kebaikan dan mengutamakan pelayanan yang tidak mempersulit masyarakat.
“Jadikan profesi sebagai ladang ibadah. Jangan persulit urusan orang lain. Yakinlah, setiap kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan balasan dari Tuhan,” katanya.
Ketua DPD WALUBI Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus menjalin kerja sama dengan Polda Sumut dalam memelihara kerukunan antarumat beragama dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Ia menyebut WALUBI Sumut menaungi 12 majelis dan ratusan vihara yang dapat berperan dalam memperkuat persaudaraan serta menjaga keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman.
Meriyawaty berharap pertemuan tersebut menjadi landasan bagi komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat antara kepolisian dan keluarga besar umat Buddha di Sumatera Utara.
Silaturahmi ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama sebagai simbol hubungan baik antara Polda Sumut dan WALUBI. Kedua pihak diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam menjaga toleransi, persatuan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.(AP/red)


































