ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun meluncurkan QRISPATI (QRIS Pariwisata Terintegrasi) di kawasan wisata Pemandian Alam Swembath Bahapal, Nagori Naga Soppa, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (31/10/2026). Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah pembayaran tiket masuk wisata secara nontunai sekaligus mendukung transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
Peluncuran yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sejumlah perangkat daerah.
QRISPATI merupakan inovasi pembayaran retribusi pariwisata yang dikembangkan Pemkab Simalungun melalui kerja sama Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Melalui sistem ini, pengunjung dapat membayar tiket masuk Pemandian Alam Swembath Bahapal dengan memindai kode QRIS.
Penerapan pembayaran digital tersebut diharapkan membuat transaksi lebih praktis, cepat, dan transparan. Selain memudahkan pengunjung, sistem ini juga diarahkan untuk mendukung pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih tertib dan akuntabel.
Inovasi QRISPATI disebut telah menarik perhatian pemerintah daerah lain. Kabupaten Samosir, misalnya, dikabarkan telah melakukan studi banding untuk mempelajari penerapan sistem pembayaran digital tersebut di kawasan wisata Swembath Bahapal.
Peluncuran QRISPATI juga dirangkai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Agenda tersebut meliputi festival jajanan pasar, bazar UMKM kuliner, sosialisasi dan penarikan undian QRIS Asik, senam pagi, lomba mewarnai, hiburan, pembagian doorprize, serta pelayanan administrasi dan kesehatan.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, festival jajanan pasar dan bazar UMKM menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk makanan tradisional dan produk unggulan daerah. Kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang pemasaran yang lebih luas sekaligus meningkatkan transaksi usaha masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Pemkab Simalungun juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Dalam rangkaian acara, pemerintah daerah memberikan apresiasi berupa satu kilogram Minyakita kepada masyarakat yang melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tiarli E. Sinaga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Eva Suryati Uliarta, S.Kom., Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Franky F. Purba, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, serta Pemimpin Cabang Bank Sumut Pematang Raya Jandro O. M. Simamora.
Melalui peluncuran QRISPATI, Pemkab Simalungun berupaya mengintegrasikan digitalisasi pembayaran wisata dengan pengembangan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan publik. Kawasan Pemandian Alam Swembath Bahapal diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang memanfaatkan teknologi pembayaran digital sekaligus memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM setempat.(AP/red)































