ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar prosesi tepung tawar bagi jamaah calon haji tahun 1447 H/2026 M di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, pada Senin, 20 April 2026. Sebanyak 110 calon jamaah haji mengikuti prosesi tersebut sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., yang diwakili Wakil Wali Kota Herlina, menyampaikan bahwa tepung tawar merupakan tradisi warisan leluhur yang sarat makna doa dan harapan.
“Prosesi ini menjadi ungkapan syukur sekaligus doa keselamatan dan restu bagi seseorang yang akan menjalani fase penting dalam hidupnya. Perjalanan ibadah haji adalah panggilan istimewa dari Allah SWT,” ujar Herlina dalam sambutannya.
Ia mengingatkan para calon jamaah untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Menurut dia, ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan pengalaman spiritual yang menuntut keikhlasan dan kerendahan hati.
“Ketika mendapat panggilan untuk berhaji, tinggalkan kesombongan, lepaskan sementara urusan duniawi, dan fokus menjadi hamba yang berakhlak baik,” katanya.
Herlina juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah, mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi. Ia mengimbau jamaah untuk menjaga kesehatan serta tidak memaksakan diri.
“Perbanyak minum air putih, jaga stamina, dan jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan. Fokuskan niat hanya untuk beribadah,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta jamaah menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci. “Jaga kebersamaan, saling mendukung, dan tampil sebagai tamu Allah yang santun serta menjaga martabat daerah,” kata Herlina.
Pemerintah Kota Pematangsiantar, lanjut dia, juga menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan kemajuan daerah. “Kami berharap Kota Pematangsiantar semakin cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Pematangsiantar, Luhut, M.A., menyatakan seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah rampung. Ia memastikan seluruh petugas pendamping berasal dari daerah setempat.
“Persiapan keberangkatan, insyaallah, sudah mencapai 100 persen. Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam jumlah yang sama,” kata Luhut.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perwakilan lembaga keuangan, tokoh agama, organisasi Islam, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. (AP/red)


































