ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar prosesi adat upah-upah bagi calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang berlangsung pada Selasa (21 April 2026) sekitar pukul 14.35 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Rianto, S.H., M.AP., Ketua DPRD H. Efi Irwansyah Pane, M.KM., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh keagamaan.
Dalam laporan penyelenggara, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., M.M., menyampaikan jumlah calon jamaah haji tahun ini mencapai 247 orang. Rinciannya terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan.
Ia menjelaskan, mayoritas jamaah tergabung dalam kloter 7 sebanyak 241 orang, sementara sisanya tersebar di beberapa kloter lain. Dari total tersebut, sebanyak 238 merupakan jamaah reguler, empat orang jamaah cadangan, serta lima orang petugas haji.
Data penyelenggara juga mencatat perbedaan usia jamaah yang cukup lebar. Jamaah tertua berusia 86 tahun, sementara yang termuda berusia 19 tahun.
Prosesi upah-upah yang merupakan tradisi lokal sebagai bentuk doa dan restu kepada calon jamaah berlangsung setelah penyerahan simbolis perlengkapan berupa sarung dan syal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa serta prosesi adat yang dipandu pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga membutuhkan kesiapan mental dan spiritual. Ia mengingatkan bahwa kesempatan berhaji tidak datang dengan mudah, mengingat masa tunggu yang panjang.
“Kesempatan ini patut disyukuri. Jamaah diharapkan menjaga niat, mengikuti bimbingan manasik dengan disiplin, serta menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau jamaah untuk menjaga sikap selama di Tanah Suci serta mematuhi seluruh arahan petugas demi kelancaran pelaksanaan ibadah.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dalam suasana tertib. Pemerintah daerah memastikan dukungan terhadap kelancaran keberangkatan jamaah melalui koordinasi lintas instansi.
Penulis : Andrew T Panjaitan,ST.


































