ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kembali turun langsung menemui masyarakat melalui kegiatan Sapa Warga yang dirangkaikan dengan gotong royong bersama di Jalan Muara Sipongi, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas turut membawa sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan warga secara langsung.
Kehadiran Wali Kota bersama jajaran pemerintah daerah disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan dan infrastruktur di wilayah mereka.
Rico Waas mengatakan kegiatan Sapa Warga dilakukan sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan yang dilaporkan dapat segera ditindaklanjuti.
“Apapun permasalahannya silakan disampaikan. Saya sengaja membawa pimpinan perangkat daerah agar setiap keluhan dapat langsung ditindaklanjuti,” ujar Rico Waas di hadapan warga.
Selain berdialog dengan masyarakat, Rico Waas juga meninjau pelaksanaan gotong royong yang melibatkan warga, aparat kecamatan, dan kelurahan.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari pengurusan alas hak tanah wakaf masjid, kondisi infrastruktur jalan, drainase, hingga lampu penerangan jalan yang padam.
Salah seorang warga, Husni Thamrin Rambe, meminta Pemerintah Kota Medan membantu penyelesaian administrasi alas hak masjid dan tanah wakaf di Jalan Purwosari yang hingga kini belum rampung.
Keluhan lain disampaikan Zulfahri terkait kondisi Jalan Perwira I yang disebut memiliki elevasi lebih rendah di sekitar area masjid dibanding kawasan pergudangan di sekitarnya sehingga memicu genangan air saat hujan.
Ia juga melaporkan adanya lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi di kawasan tersebut.
Menanggapi berbagai aduan warga, Rico Waas langsung meminta pimpinan OPD terkait melakukan pengecekan lapangan dan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat.
Menurut Rico Waas, kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat akan terus dilakukan secara rutin di setiap kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di Kota Medan.
“Dengan mendengar langsung aspirasi masyarakat, kami berharap pembangunan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup warga,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Medan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. (Mery/red)


































