ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan keberhasilan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta maupun kemeriahan acara, tetapi juga profesionalisme dan integritas dewan hakim dalam menjalankan tugas.
Hal itu disampaikan Sulaiman Harahap saat membuka Orientasi dan Pelatihan Calon Dewan Hakim, Panitera, dan Operator IT MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Aula Olahraga Kantor Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut, Jalan Willem Iskandar, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut Sulaiman, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan umat dan syiar Islam.
Karena itu, kualitas penyelenggaraan menjadi faktor penting dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan MTQ.
“Keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kemeriahan kegiatan ataupun prestasi peserta, tetapi juga dari kualitas tata kelola penyelenggaraannya,” ujar Sulaiman.
Ia menilai peran dewan hakim, panitera, dan operator IT sangat strategis untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, transparan, tertib, dan profesional.
Sulaiman juga meminta seluruh dewan hakim menjaga integritas dan menjalankan tugas secara jujur serta bertanggung jawab demi menjaga marwah MTQ.
“Dewan hakim memiliki peran penting dalam menjaga kualitas MTQ. Karena itu, seluruh hakim diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional dan amanah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut, Muhammad Yasir Tanjung, mengatakan orientasi tersebut diikuti 218 calon dewan hakim dari 12 kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Mei 2026, sebagai bagian dari persiapan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 di Lapangan Astaka.
Menurut Muhammad Yasir, seluruh peserta orientasi nantinya akan dimasukkan dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Hakim yang ditandatangani Gubernur Sumatera Utara.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menjaga etika selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
“Menjadi dewan hakim MTQ merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Yasir.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan MTQ ke-40 Sumut.
Menurut Mahfullah, Dispora Sumut menyiapkan 14 lokasi kegiatan di kawasan kompleks olahraga seluas sekitar 25 hektare.
“Kami telah menyiapkan sarana pendukung, mulai dari pengamanan, kebersihan, hingga pemanfaatan venue untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ,” kata Mahfullah.
Ia berharap pelaksanaan MTQ tahun ini dapat berjalan lebih baik sekaligus memperkuat kompleks Dispora Sumut sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan olahraga di Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kasubdit MTQ Rizal Ahmad Rangkuti, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sumut Abu Kosim, pengurus LPTQ Sumut, serta calon dewan hakim dari berbagai daerah di Sumatera Utara. (AK1)


































