Presiden Prabowo: Hukum Harus Berintegritas, Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:12 WIB

40112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. Foto: BPMI Setpres

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum di Indonesia harus berkeadilan, berintegritas, dan berpihak pada hati nurani. Penegasan itu ia sampaikan saat menyaksikan penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,25 triliun dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan di Gedung Utama Kejagung RI, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kejaksaan Agung atas keberanian dan keteguhan dalam memulihkan keuangan negara. Namun, ia mengingatkan bahwa semangat penegakan hukum harus selalu disertai rasa kemanusiaan dan keadilan sosial, terutama terhadap rakyat kecil.

“Berbuatlah yang terbaik untuk bangsa, negara, dan rakyatmu. Harta yang didapat dengan mengorbankan rakyat adalah harta haram dan ujungnya membawa keburukan,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden menekankan, hukum tidak boleh diterapkan secara tebang pilih. Ia meminta jaksa, polisi, dan hakim menegakkan hukum dengan nurani serta menjauhi praktik yang menindas masyarakat kecil.

“Penegak hukum harus punya hati. Jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Itu zalim dan jahat. Orang kecil harus dibela,” ujarnya tegas.

Selain itu, Presiden juga memperingatkan para pengusaha agar tidak menipu negara. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu menindak tegas pelanggaran hukum yang merugikan rakyat.

“Kalau ada pengusaha serakah yang menipu bangsa ini, mereka salah besar. Kita akan buktikan bahwa Indonesia masih kuat dan berdaulat,” kata Presiden Prabowo.

Menurutnya, pengembalian uang negara senilai Rp13,25 triliun itu menjadi pertanda baik di tahun pertama pemerintahannya. Ia menilai momentum ini harus menjadi awal kebangkitan nasional dalam menjaga kekayaan bangsa.

“Bangsa Indonesia sangat kaya. Jika kita kelola dengan berani dan berintegritas, saya yakin Indonesia akan cepat bangkit,” pungkasnya. (RAP)

Berita Terkait

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru