Pemprov Sumut Pastikan Pembelian Cabai dari Jawa Lancar, Bantah Isu Cabai Rusak dan ASN Wajib Beli

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:55 WIB

40141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kedatangan tahap pertama cabai merah dari Pulau Jawa, di Pasar Lau Cih, Medan, baru-baru ini.

Kedatangan tahap pertama cabai merah dari Pulau Jawa, di Pasar Lau Cih, Medan, baru-baru ini.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan rencana intervensi pengendalian inflasi melalui pembelian cabai merah dari Pulau Jawa berjalan lancar. Pemerintah juga menepis isu yang menyebut banyak cabai rusak.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Swangro Lumbanbatu di Medan, Kamis (23/10/2025). Ia menegaskan bahwa kondisi cabai yang diterima masih baik dan layak edar. “Isu cabai rusak itu tidak benar. Memang ada sebagian kecil yang rusak karena perjalanan, tetapi jumlahnya tidak banyak dan akan diretur sesuai kontrak,” jelasnya.

Swangro optimistis langkah intervensi ini akan menekan laju inflasi Sumut. Ia menegaskan bahwa pengiriman cabai masih berlangsung dan akan tiba dalam dua tahap berikutnya. Dengan tambahan pasokan itu, harga cabai di pasar diharapkan turun secara bertahap.

“Oleh sebab itu, kami berharap semua pihak mendukung langkah cepat Pemprov Sumut ini,” ujarnya.

Swangro juga memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan merugikan petani lokal. Intervensi dilakukan semata untuk menstabilkan stok cabai di tengah lonjakan harga. “Harga jual masih di bawah ambang batas Harga Eceran Tertinggi (HET), jadi petani tidak perlu khawatir,” katanya.

Ia menambahkan, BUMD siap berkolaborasi dengan petani lokal untuk membeli hasil panen dengan harga yang adil. “Kami diamanahkan Pak Gubernur untuk menampung hasil panen petani lokal saat stok berlebih agar mereka tidak rugi,” tambahnya.

Sebagai informasi, Pemprov Sumut melalui BUMD membeli 50 ton cabai merah dari Pulau Jawa untuk intervensi inflasi. Komoditas itu akan disebar di pasar-pasar di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, dua wilayah penyumbang inflasi tertinggi di Sumut.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Hutagalung meluruskan isu yang menyebut ASN wajib membeli cabai intervensi. “Di surat itu hanya ada penawaran, bukan kewajiban. ASN juga berhak membeli sebagai konsumen biasa,” tegasnya. (AK1)

Berita Terkait

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum
Diduga Diteror Usai Unggah Video Buah Naga Berulat, Guru Madrasah di Asahan Tunggu Gelar Perkara Hampir Dua Bulan
Puluhan Warga Dampingi Yakarim Munir ke Kejari Aceh Singkil, Minta Kepastian Proses Hukum
Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution Tegaskan Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Sumut
Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak
Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:51 WIB

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Diduga Diteror Usai Unggah Video Buah Naga Berulat, Guru Madrasah di Asahan Tunggu Gelar Perkara Hampir Dua Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Puluhan Warga Dampingi Yakarim Munir ke Kejari Aceh Singkil, Minta Kepastian Proses Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution Tegaskan Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Sumut

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar

Berita Terbaru