ATAPKOTA.COM, MEDAN – Setiap anak yang lahir di muka bumi memiliki potensi dan kesempurnaan di mata Tuhan Yang Maha Esa. Penegasan ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menghadiri acara Difabel Great Camp (DGC) 2025 yang diselenggarakan Yayasan Khadijah Sharaswaty Indonesia di Lapangan Balai Desa Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (1/11/2025).
Dalam acara yang diikuti puluhan anak berkebutuhan khusus itu, Rico Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan memiliki tanggung jawab untuk menempatkan serta mendorong potensi setiap anak di Kota Medan. Menurutnya, semangat inklusivitas itu sejalan dengan slogan “Medan Untuk Semua.”
“‘Medan Untuk Semua’ berarti Medan harus menjadi kota yang dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat. Baik tua, muda, maupun anak-anak, semuanya harus merasa memiliki kota ini seutuhnya,” ujar Rico Waas.
Melalui kegiatan DGC, Rico berharap semangat anak-anak dapat tumbuh untuk menggali potensi masing-masing. Ia bahkan mengaku mendapat pelajaran berharga dari interaksi langsung dengan anak-anak difabel tersebut. “Mungkin kami tidak bisa sepenuhnya merasakan apa yang kalian rasakan, tetapi kami ingin bersama kalian, memberikan perlindungan dan kehangatan,” ucapnya penuh empati.
Menutup sambutannya, Rico berpesan agar anak-anak tidak takut bermimpi besar. Ia menegaskan, tidak ada batas bagi siapa pun untuk meraih cita-cita. “Yakinlah bahwa kalian bisa. Kesempatan selalu ada. Kota Medan memberikan ruang luas bagi adik-adik semua,” tegasnya.
Rico Waas hadir didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Tengku Chairuniza, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin, dan Camat Medan Helvetia Junedi Lumban Gaol.
Sementara itu, Ketua Yayasan Khadijah Sharaswaty Indonesia, Dewi Natadiningrat, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Medan atas dukungannya. “Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan penuh dari Bapak Wali Kota. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 2 November 2025,” ujar Dewi. (Mery/red)



































