ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI) memperkuat kerja sama antardaerah guna menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mengendalikan inflasi. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FORKAPPSI, Kamis (11/6/2026), di Aula Mes Pora-Pora, Parapat, Kabupaten Simalungun.
Menurut Bobby, tantangan pembangunan saat ini tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, kolaborasi antarpemerintah daerah dinilai menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Tema Rakornas ini sangat relevan. Saat ini tidak ada daerah yang bisa berjalan sendiri. Kita harus memperkuat kolaborasi, baik di internal daerah maupun dengan provinsi lain,” ujar Bobby.
Ia mencontohkan fluktuasi harga komoditas pangan, seperti cabai merah, yang kerap menjadi penyumbang inflasi. Kondisi tersebut, menurut Bobby, dapat diantisipasi melalui kerja sama antardaerah dalam distribusi dan pemenuhan kebutuhan pangan.
Untuk itu, Bobby meminta setiap badan penghubung pemerintah provinsi mengambil peran lebih aktif dengan mendorong lahirnya sedikitnya dua hingga tiga kerja sama konkret antardaerah yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
Selain sektor pangan, Bobby juga mendorong peningkatan sinergi antarbadan usaha milik daerah (BUMD), termasuk bank pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi antarlembaga keuangan milik pemerintah daerah berpotensi memperkuat pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Ketua FORKAPPSI Indonesia yang juga Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Jakarta, Ichsanul Arifin Siregar, mengatakan Rakornas FORKAPPSI merupakan agenda tahunan yang mempertemukan badan penghubung pemerintah provinsi dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini, Sumatera Utara mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
Rakornas yang berlangsung pada 11–13 Juni 2026 mengangkat tema “Kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk Mencegah dan Mengatasi Inflasi melalui Peningkatan Kerja Sama Daerah dalam Bidang Penyediaan Bahan Pangan.”
Kegiatan tersebut diikuti 117 peserta, terdiri atas perwakilan dari 17 badan penghubung pemerintah provinsi serta sekitar 100 pejabat pengawas di lingkungan badan penghubung pemerintah provinsi se-Indonesia.
Menurut Ichsanul, tema Rakornas dipilih untuk memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi.
“Kami berharap Rakornas ini menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi, sekaligus menghasilkan langkah-langkah kolaboratif yang dapat diterapkan di daerah masing-masing dalam menjaga ketahanan pangan,” katanya. (AP/red)



































