ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir dan kerusakan pada Senin, 20 April 2026, sejak sore hingga malam. Hujan deras yang disertai angin kencang dilaporkan menjadi pemicu utama kejadian tersebut.
Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap, S.STP., M.Si., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait genangan air di sejumlah titik.
“Saat menerima laporan, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendataan,” ujar Dedy.
Di Jalan Karsim Blok I, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, hujan deras menyebabkan saluran drainase tersumbat sampah. Kondisi itu memicu air meluap hingga menggenangi rumah warga.
Sementara itu, di SD Negeri 122358, Jalan Sumber Jaya II, Kelurahan Sumber Jaya, tingginya volume air menyebabkan tembok sekolah dilaporkan runtuh.
Di lokasi lain, tepatnya di Jalan Medan Simpang Kapuk, Kelurahan Tambun Nabolon, kenaikan debit air terjadi karena kapasitas drainase tidak mampu menampung aliran air saat hujan deras.
Adapun di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Sitalasari, angin kencang dilaporkan merusak atap sejumlah rumah warga.
Dedy memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau warga untuk tetap siaga, terutama saat hujan deras dan angin kencang terjadi,” katanya.
Penanganan di lapangan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, aparat kecamatan, serta kepolisian dari Polres Pematangsiantar. (AP/red)


































