Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 18:41 WIB

4091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi para Korban saat dibawa ke Rumah kasit.

Situasi para Korban saat dibawa ke Rumah kasit.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Tiga pekerja dari perusahaan vendor konstruksi meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda gedung pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (3/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.10 WIB tersebut disertai suara dentuman dari area pabrik. Saat kejadian, tiga pekerja dari PT Nirwana Mahanu Putra tengah melakukan pekerjaan finishing dan pengelasan di lantai enam gedung.

Ketiga korban masing-masing Nasri Efendi (43), Mhd. Rifaldi (26), dan Sumadi (39). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Batu Bara dan bekerja sebagai helper las pada perusahaan vendor konstruksi yang bekerja sama dengan PT Evyap Sabun Indonesia. Informasi mengenai identitas dan status ketiganya sebagai pekerja vendor juga dikonfirmasi dalam laporan sejumlah media berdasarkan keterangan kepolisian dan pihak vendor.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima penyidik, ketiga pekerja tersebut baru sekitar empat hari berada di lokasi untuk mengerjakan pekerjaan finishing dan pengelasan.

Menurut keterangan awal yang diterima kepolisian, api diperkirakan pertama kali muncul dari lantai tiga atau lantai empat. Kepastian mengenai sumber maupun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi juga menerima informasi adanya suara dentuman dari salah satu bagian pabrik sebelum api membesar.

Ketika api dan asap mulai mencapai area lantai enam, ketiga pekerja tersebut diduga berupaya menyelamatkan diri. Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, ketiganya diduga melompat dari lantai enam dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut memicu penanganan darurat di kawasan industri. Sebanyak 13 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan secara gabungan dari sejumlah instansi untuk melakukan pemadaman dan membantu proses penanganan kebakaran.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turun langsung ke lokasi bersama personel kepolisian. Selain mengamankan lokasi, kepolisian melakukan pendataan korban dan penanganan awal terkait peristiwa tersebut.

Ketiga korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Perdagangan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga laporan ini disusun, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran maupun sumber pasti ledakan atau dentuman yang terdengar dari area pabrik.

Karena itu, dugaan mengenai penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas pekerjaan pengelasan, belum dapat disimpulkan tanpa hasil penyelidikan resmi.

Peristiwa ini juga menyisakan pertanyaan penting terkait aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya prosedur pekerjaan di area bertingkat ketika aktivitas konstruksi atau pengelasan berlangsung bersamaan dengan aktivitas operasional pabrik.

Namun, aspek tersebut perlu didalami melalui pemeriksaan resmi dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai penyebab jatuhnya korban maupun terjadinya kebakaran.

ATAPKOTA.COM masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari manajemen PT Evyap Sabun Indonesia, PT Nirwana Mahanu Putra, kepolisian, serta pihak terkait mengenai kronologi lengkap, sistem keselamatan kerja di lokasi, hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara, dan perkembangan penyelidikan.

 

Laporan : Larsen Simatupang/red.

Berita Terkait

Bupati Asahan Lepas Giony Ruben Dwinov Siahaan Wakili Sumut di Indonesia Open 2026
Jelang Nataru, Pemko dan Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Jalur Satu Arah Ring Road
Jelang Nataru, Bobby Nasution Koordinasikan Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias
Polda Sumut Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 kepada Mahasiswa Politeknik Medan
Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Rico Waas Instruksikan Penguatan Evakuasi Banjir
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan
Pemko Medan dan UNHCR Bahas Penanganan Pengungsi Berbasis Kemanusiaan dan Hukum
Tinjau Pemanfaatan Dana TKD, Satgas PRR Sumut Apresiasi Pembangunan di Simalungun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Bupati Asahan Lepas Giony Ruben Dwinov Siahaan Wakili Sumut di Indonesia Open 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Jelang Nataru, Pemko dan Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Jalur Satu Arah Ring Road

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Jelang Nataru, Bobby Nasution Koordinasikan Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Polda Sumut Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 kepada Mahasiswa Politeknik Medan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemko Medan dan UNHCR Bahas Penanganan Pengungsi Berbasis Kemanusiaan dan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Tinjau Pemanfaatan Dana TKD, Satgas PRR Sumut Apresiasi Pembangunan di Simalungun

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Antisipasi Banjir, Pemko Medan Siagakan 23 Perahu Karet dan Gandeng Komunitas Offroad

Berita Terbaru