KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Prabowo Dorong Komitmen Jadi Hasil Nyata

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 15:00 WIB

4097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KTT BRICS 2026 menghasilkan Deklarasi New Delhi. Prabowo mendorong komitmen BRICS diterjemahkan menjadi hasil nyata bagi masyarakat.

KTT BRICS 2026 menghasilkan Deklarasi New Delhi. Prabowo mendorong komitmen BRICS diterjemahkan menjadi hasil nyata bagi masyarakat.

ATAPKOTA.COM, NEW DELHI — Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, menghasilkan Deklarasi New Delhi yang menjadi arah bersama negara-negara anggota dalam menerjemahkan berbagai komitmen BRICS ke dalam langkah dan hasil yang konkret.

Deklarasi tersebut diadopsi dalam rangkaian KTT BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Sabtu, 12 September 2026.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan pembahasan dalam sesi pertemuan terbatas KTT BRICS berlangsung secara bermakna dan konstruktif. Menurut Modi, perkembangan dunia saat ini membutuhkan pembaruan terhadap institusi global, khususnya terkait representasi, daya tanggap, dan aturan keterlibatan.

“Kita harus bekerja melalui kemitraan dan aksi kolektif untuk menjembatani kesenjangan antara komitmen dan hasil. ‘Deklarasi New Delhi’ yang diadopsi hari ini memberikan arah yang jelas bagi tekad bersama kita. Kini menjadi tanggung jawab kita untuk menerjemahkan komitmen-komitmen ini menjadi hasil yang nyata,” ujar Modi.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menekankan pentingnya kekuatan kolektif BRICS agar berbagai kesepakatan yang dihasilkan tidak berhenti sebagai komitmen di atas kertas.

Menurut Prabowo, kekuatan kolektif tersebut harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat posisi negara-negara Global South dalam menentukan masa depannya.

“Inilah jenis kekuatan kolektif yang kita butuhkan. Kekuatan yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi peluang bagi masyarakat kita. Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam membentuk masa depannya sendiri,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menilai kekuatan bersama negara-negara BRICS dapat diarahkan untuk mendorong tatanan internasional yang lebih adil dan setara.

“Kekuatan yang sama juga harus digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara. Bersama-sama, kita dapat membuat kekuatan kita diperhitungkan,” imbuh Kepala Negara.

Selain agenda pembahasan dan adopsi deklarasi, Prabowo mengikuti kegiatan penanaman pohon bersama para pemimpin negara anggota BRICS di area Nataraj Statue, Bharat Mandapam, pada Sabtu, 12 September 2026.

Sebelum prosesi penanaman, para pemimpin negara terlebih dahulu mengikuti sesi foto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo terlihat berdiri di samping Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.

Setelah sesi foto, para pemimpin kemudian menuju lokasi penanaman pohon banyan. Pohon tersebut dikenal sebagai salah satu simbol penting di India dan memiliki makna yang berkaitan dengan umur panjang serta ketahanan.

Prabowo bersama para pemimpin lainnya turut mengikuti prosesi simbolis penanaman. Presiden mengambil sekop dan menuangkan tanah dari karung goni ke sekitar bibit pohon banyan yang telah disiapkan.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyiraman. Prabowo mengambil alat penyiram tanaman dan menuangkan air ke bibit pohon tersebut bersama para pemimpin lainnya.

Agenda penanaman pohon menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KTT BRICS 2026 di New Delhi. Selain menjadi kegiatan simbolis, agenda tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam kerja sama antarnegara.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan dua sisi KTT BRICS 2026, yakni pembahasan mengenai arah dan komitmen bersama melalui Deklarasi New Delhi serta agenda simbolis yang membawa pesan tentang keberlanjutan.

Bagi Indonesia, kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menjadi bagian dari keterlibatan Indonesia dalam kerja sama BRICS sekaligus ruang untuk menyampaikan pandangan mengenai pentingnya memperkuat peran negara-negara Global South dalam tata kelola internasional.(RE/red)

Berita Terkait

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar
Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar
Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga
Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WIB

16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 20:10 WIB

Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:34 WIB