ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pada Kamis, 20 November 2025, Rumah Sakit (RS) Adam Malik melanjutkan kegiatan visitasi pengampuan layanan prioritas di sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan transformasi layanan rujukan dalam program Transformasi Kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI.
Kali ini, tim yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama RS Adam Malik, dr. Zainal Safri, M.Ked.(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), melakukan visitasi pengampuan layanan KJSU (kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi) di tiga RSUD wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, selama Selasa–Rabu, 18–19 November 2025.
Dalam visitasi di RSUD Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Rabu, 19 November 2025, dr. Zainal Safri menyampaikan bahwa melalui Transformasi Kesehatan, setiap RSUD diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan secara bertahap dan berkelanjutan. Peningkatan tersebut meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, khususnya dokter, serta dukungan alat kesehatan modern.
“Transformasi Kesehatan sudah kita rasakan bersama. Saat ini, dokter lebih mudah melanjutkan pendidikan dokter spesialis konsultan. Karena itu, mari kita manfaatkan momentum ini agar layanan kesehatan di daerah berkembang lebih baik. RS Adam Malik memiliki tanggung jawab untuk mendukung seluruh RSUD,” ujar dr. Zainal.
Pernyataan tersebut disampaikan dr. Zainal didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS Adam Malik, dr. Faisal Habib, Sp.JP(K), FIHA, selaku Ketua Pengampuan Layanan Jantung, bersama para dokter spesialis dari empat layanan prioritas KJSU. Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa RSUD Tarutung telah menerima bantuan alat kesehatan berupa fasilitas cathlab untuk mendukung layanan jantung.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mendukung penuh pelaksanaan Transformasi Kesehatan. Ia hadir bersama Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., untuk menyambut tim RS Adam Malik.
“Program ini bukan sekadar cita-cita besar RSUD Tarutung, tetapi menjadi kebutuhan nyata bagi kawasan ini. Apalagi wilayah Tapanuli Utara termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba, yang memerlukan dukungan fasilitas kesehatan memadai. Kami berharap RSUD Tarutung dapat menjawab kebutuhan tersebut dengan dukungan RS Adam Malik,” kata Wabup Deni.
Sehari sebelumnya, pada Selasa, 18 November 2025, tim RS Adam Malik juga melakukan visitasi ke RSUD dr. Ferdinand Lumban Tobing di Kota Sibolga serta RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kedatangan tim disambut oleh Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, sebelum kegiatan dilanjutkan bersama Direktur RSUD dr. Ferdinand Lumban Tobing, dr. Ivonna Hasfika, M.K.M..
Visitasi ini dilakukan untuk meninjau kesiapan masing-masing RSUD dalam memberikan layanan KJSU sesuai amanat transformasi layanan rujukan. Untuk mendukung kesiapan tersebut, Kementerian Kesehatan RI menyalurkan bantuan alat kesehatan, termasuk fasilitas cathlab untuk layanan jantung, melalui program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network).
Dalam program ini, RS Adam Malik dipercaya sebagai rumah sakit pengampu regional untuk wilayah Sumatera Utara, sebagian Aceh, serta Riau dan Kepulauan Riau. Selain mengampu layanan KJSU, RS Adam Malik juga bertanggung jawab terhadap enam layanan prioritas lainnya, yakni kesehatan ibu dan anak (KIA), gastrohepatologi, penyakit infeksi emerging (PIE), diabetes melitus, respirasi dan tuberkulosis (TB), serta kesehatan jiwa. (HUM/AP)


































