Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Huntap Korban Bencana di Tapanuli Selatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:20 WIB

40201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, TAPANULI SELATAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat, 27 Maret 2026.

Program pembangunan huntap tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta lembaga kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Wakil Gubernur Sumut Surya menyebut pembangunan hunian tersebut tidak sekadar menghadirkan bangunan rumah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut Surya, pemerintah daerah berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sektor perumahan.

“Pembangunan hunian ini menjadi bukti bahwa negara hadir memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga terdampak bencana. Kami juga mengapresiasi progres pembangunan yang berjalan cukup cepat,” kata Surya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kecepatan pemerintah daerah dalam menyiapkan data penerima bantuan secara by name by address. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar bantuan pemerintah dapat disalurkan tepat sasaran.

Tito juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang dinilai cepat dalam menyediakan data penerima bantuan.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menilai pembangunan hunian tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi berbagai pihak.

Ia menjelaskan pembangunan kawasan hunian melibatkan sejumlah pihak, mulai dari penyediaan lahan hingga pembangunan rumah.

“Ini bentuk kolaborasi yang baik. Lahan disediakan oleh PTP, listrik dari PLN, sementara pembangunan rumah didukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi,” ujar Maruarar.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengatakan dukungan dan monitoring dari pemerintah pusat memberikan dorongan bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih cepat dalam proses verifikasi data penerima bantuan.

Menurut dia, percepatan tersebut dilakukan agar masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.

Di kawasan tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan 227 unit hunian tetap bagi warga terdampak bencana. Saat ini 120 unit telah selesai dibangun, sementara 107 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Seluruh pembangunan hunian tersebut ditargetkan rampung pada 20 April 2026.

Peninjauan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, unsur Forkopimda Tapanuli Selatan, serta perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi. (AP/red)

Berita Terkait

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum
Diduga Diteror Usai Unggah Video Buah Naga Berulat, Guru Madrasah di Asahan Tunggu Gelar Perkara Hampir Dua Bulan
Puluhan Warga Dampingi Yakarim Munir ke Kejari Aceh Singkil, Minta Kepastian Proses Hukum
Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution Tegaskan Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Sumut
Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak
Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:51 WIB

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Diduga Diteror Usai Unggah Video Buah Naga Berulat, Guru Madrasah di Asahan Tunggu Gelar Perkara Hampir Dua Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Puluhan Warga Dampingi Yakarim Munir ke Kejari Aceh Singkil, Minta Kepastian Proses Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution Tegaskan Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Sumut

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar

Berita Terbaru