Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

4043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan keterangannya kepada awak media usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan keterangannya kepada awak media usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan terhadap ancaman penyakit hayati tanpa menghambat aktivitas ekonomi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan usai pelantikannya oleh Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (27/4/2026).

Dalam keterangannya kepada media, Karding menekankan pentingnya keseimbangan antara pengawasan karantina dan kelancaran arus barang, khususnya dalam kegiatan ekspor dan impor.

“Pengawasan harus dilakukan secara ketat, namun tetap memastikan proses perdagangan tidak terganggu,” ujarnya.

Menurut Karding, pengendalian terhadap penyakit yang dapat terbawa melalui komoditas hewan dan tumbuhan memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi. Karena itu, kebijakan karantina perlu dirancang agar tetap mendukung aktivitas perdagangan.

Ia mengingatkan bahwa pengawasan yang terlalu ketat tanpa perencanaan yang tepat berpotensi memperlambat arus distribusi barang dan memengaruhi kinerja ekonomi.

Selain itu, Karding menegaskan akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga sebagai bagian dari strategi pelaksanaan tugas. Koordinasi tersebut mencakup kementerian yang terkait dengan sektor pangan, kelautan dan perikanan, pertanian, serta instansi kepabeanan.

“Kami akan memperkuat sinergi lintas sektor agar kebijakan berjalan efektif,” katanya.

Di sisi lain, Karding menyatakan akan melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik di institusinya, sembari melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

“Program yang sudah baik akan diteruskan, dan yang perlu diperbaiki akan kami evaluasi,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi bagian dari komitmen awal dalam menjalankan tugas untuk menjaga ketahanan hayati nasional sekaligus mendukung kelancaran ekonomi. (Edo/red)

Berita Terkait

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta
Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan
Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi
Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan
Prabowo Lantik Pejabat Baru, Ini Daftar dan Posisi Strategisnya
Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina
Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700
Wali Kota Pematangsiantar Serahkan SPPT PBB 2026, Target Pajak Rp 12,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:20 WIB

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi

Senin, 27 April 2026 - 21:38 WIB

Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan

Senin, 27 April 2026 - 21:35 WIB

Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WIB

Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Serahkan SPPT PBB 2026, Target Pajak Rp 12,5 Miliar

Berita Terbaru