Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

40247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan keterangannya kepada awak media usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan keterangannya kepada awak media usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan terhadap ancaman penyakit hayati tanpa menghambat aktivitas ekonomi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan usai pelantikannya oleh Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (27/4/2026).

Dalam keterangannya kepada media, Karding menekankan pentingnya keseimbangan antara pengawasan karantina dan kelancaran arus barang, khususnya dalam kegiatan ekspor dan impor.

“Pengawasan harus dilakukan secara ketat, namun tetap memastikan proses perdagangan tidak terganggu,” ujarnya.

Menurut Karding, pengendalian terhadap penyakit yang dapat terbawa melalui komoditas hewan dan tumbuhan memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi. Karena itu, kebijakan karantina perlu dirancang agar tetap mendukung aktivitas perdagangan.

Ia mengingatkan bahwa pengawasan yang terlalu ketat tanpa perencanaan yang tepat berpotensi memperlambat arus distribusi barang dan memengaruhi kinerja ekonomi.

Selain itu, Karding menegaskan akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga sebagai bagian dari strategi pelaksanaan tugas. Koordinasi tersebut mencakup kementerian yang terkait dengan sektor pangan, kelautan dan perikanan, pertanian, serta instansi kepabeanan.

“Kami akan memperkuat sinergi lintas sektor agar kebijakan berjalan efektif,” katanya.

Di sisi lain, Karding menyatakan akan melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik di institusinya, sembari melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

“Program yang sudah baik akan diteruskan, dan yang perlu diperbaiki akan kami evaluasi,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi bagian dari komitmen awal dalam menjalankan tugas untuk menjaga ketahanan hayati nasional sekaligus mendukung kelancaran ekonomi. (Edo/red)

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumut Memburuk, Sekolah Terdampak Bisa Terapkan Pembelajaran Daring
Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali
Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus
Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla
Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan
PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan
Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan
232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Kualitas Udara Sumut Memburuk, Sekolah Terdampak Bisa Terapkan Pembelajaran Daring

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:58 WIB

232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Berita Terbaru