Pemko Pematangsiantar Peringati Harkitnas ke-118, Wesly Tekankan Kedaulatan Informasi dan SDM Unggul

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:23 WIB

40185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Wesly Silalahi memimpin upacara Harkitnas 2026 di Pematangsiantar.

Wali Kota Wesly Silalahi memimpin upacara Harkitnas 2026 di Pematangsiantar.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Adam Malik, Rabu (20/5/2026) pagi. Upacara dipimpin langsung Wali Kota Wesly Silalahi sebagai inspektur upacara, sementara posisi komandan upacara dipercayakan kepada Rilan Syakban Pohan, S.STP., M.Si.

Dalam amanatnya, Wesly membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 sebagai tonggak tumbuhnya kesadaran kebangsaan Indonesia.

Menurutnya, semangat kebangkitan nasional saat ini harus dimaknai sesuai perkembangan zaman, di tengah tantangan transformasi digital dan perubahan global yang terus berkembang.

“Semangat 1908 menjadi titik perubahan ketika perjuangan bangsa tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi melalui pendidikan, pemikiran, dan diplomasi demi menjaga martabat bangsa,” kata Wesly saat membacakan amanat tersebut.

Ia menjelaskan, tema Harkitnas tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menegaskan pentingnya perlindungan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa.

Tema tersebut juga dinilai relevan dengan tantangan saat ini, ketika kedaulatan bangsa tidak lagi hanya berkaitan dengan wilayah teritorial, tetapi juga mencakup kedaulatan informasi dan ruang digital.

Dalam pidato itu, Wesly turut menyampaikan sejumlah program strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.

Selain itu, pemerintah juga disebut memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan sesuai dengan usia perkembangan anak.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan berjalan demi kepentingan masyarakat,” ujar Wesly.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, praktisi, hingga generasi muda.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Kapolres Pematangsiantar Sah Udur Togi Marito Sitinjak, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, unsur Forkopimda Plus, Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi, pimpinan OPD, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. (AP/red)

Berita Terkait

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar
Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar
Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga
Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WIB

16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 20:10 WIB

Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:34 WIB