ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara, Pdt. Penrad Siagian, S.Th., M.Si., Teol., meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Dwikora Parluasan, Kota Pematangsiantar, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Penrad meminta pendataan lengkap terhadap para pedagang yang terdampak kebakaran sebagai dasar penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar dan pihak terkait.
Selain itu, sejumlah pedagang yang hadir juga meminta agar perwakilan pedagang dapat dilibatkan dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar guna membahas langkah penanganan pascakebakaran.
Menanggapi permintaan tersebut, Penrad menyatakan dukungannya agar pedagang diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
“Saya setuju apabila ada perwakilan pedagang yang turut duduk bersama pemerintah untuk mencari solusi terbaik. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana para pedagang bisa segera kembali beraktivitas dan memperoleh kepastian,” ujarnya.
Menurut Penrad, kondisi pedagang yang kehilangan tempat usaha membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah daerah. Karena itu, ia berencana bertemu dengan Wali Kota Pematangsiantar pada Senin (22/6/2026) untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang diterima dari para pedagang.
“Saya akan meminta agar proses penanganan dan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak dapat dipercepat. Pedagang tidak mungkin berhenti mencari nafkah terlalu lama. Harus ada solusi yang segera diambil,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari jalan keluar terbaik demi pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang yang terdampak kebakaran.
“Kita berjuang bersama. Mari bekerja sama agar kondisi ini bisa segera pulih. Karena itu, data-data pedagang perlu dilengkapi agar dapat menjadi bahan yang kuat saat disampaikan kepada pemerintah,” tambahnya.
Penrad menyebut akan menyiapkan surat resmi yang berisi berbagai masukan dan aspirasi yang diperoleh selama meninjau lokasi kebakaran, termasuk kondisi para pedagang pascakejadian.
Di lokasi yang sama, salah seorang pedagang bernama Agi menyampaikan harapannya agar pedagang dapat segera membangun kembali kios mereka. Ia juga menyoroti keberadaan sebuah spanduk yang terpasang di area kebakaran dan meminta agar spanduk tersebut ditertibkan.
Menindaklanjuti hal tersebut, personel Satpol PP yang berada di lokasi terlihat berkoordinasi dan kemudian menurunkan spanduk dimaksud.
Sementara itu, sejumlah pedagang lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan kepada Penrad Siagian, mulai dari kehilangan tempat usaha, kebutuhan relokasi sementara, hingga harapan agar proses pemulihan pasar dapat segera direalisasikan.
Para pedagang berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat segera mengambil langkah konkret sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Dwikora dapat kembali berjalan dan roda perekonomian masyarakat segera pulih.
Wartawan : Andrew T Panjaitan,ST


































