ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12/7/2026). Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar. Selanjutnya, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi, menyampaikan laporan mengenai perkembangan gerakan koperasi nasional.
Dalam laporannya, Bambang menyebut Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum kebangkitan gerakan koperasi setelah selama hampir tiga dekade dinilai belum memperoleh perhatian yang sepadan sebagaimana amanat konstitusi.
“Hari Koperasi Nasional ke-79 ini menjadi momentum bangkitnya gerakan koperasi di Indonesia. Kami yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi rakyat Indonesia,” ujar Bambang.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo yang dinilai menjadi penyemangat bagi gerakan koperasi di seluruh Indonesia.
Menurut Ferry, tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” mencerminkan komitmen pemerintah memperkuat koperasi sebagai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menempatkan koperasi sebagai salah satu sokoguru perekonomian nasional.
Ferry juga memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus mengalami kemajuan.
Hingga saat ini, sebanyak 83.000 koperasi telah memperoleh badan hukum. Selain itu, pembangunan sarana fisik juga terus berjalan. Sebanyak 15.845 koperasi telah menyelesaikan pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung secara penuh, sedangkan 19.539 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.
“Sebanyak 83.000 koperasi desa dan kelurahan telah memiliki badan hukum. Untuk pembangunan fisik, 15.845 unit telah selesai, sementara 19.539 lainnya masih dalam proses. Setelah pelatihan manajer koperasi rampung pada awal Agustus, mereka akan ditempatkan di koperasi yang telah siap beroperasi,” jelas Ferry.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan koperasi di Indonesia serta mengungkapkan kedekatannya dengan gerakan koperasi yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
“Selamat memperingati Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi Indonesia di mana pun berada. Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi saya. Saya melihat banyak tokoh koperasi yang telah lama berjuang, dan saya juga pernah berjuang bersama saudara-saudara dalam gerakan koperasi,” kata Presiden.
Prabowo menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong dan kekeluargaan.
“Saya merasa berada di tengah keluarga sendiri. Bagi saya, koperasi adalah bagian dari keluarga besar perjuangan untuk membangun kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Pemerintah berharap penguatan koperasi, khususnya melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperluas akses pembiayaan, memperkuat rantai distribusi, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. (AP/red)

































